Berita

Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto/RMOL

Politik

Airlangga Janji Tingkatkan Dana Abadi Pesantren hingga Rp50 T

KAMIS, 25 JANUARI 2024 | 23:08 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Di hadapan ribuan jemaah Satuan Karya (Satkar) Ulama Indonesia, Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto berjanji dana abadi pesantren akan ditingkatkan menjadi Rp50 triliun ke depannya.

Hal itu disampaikan langsung Airlangga saat memberikan sambutan di hadapan sekitar 4 ribu warga Bekasi yang menghadiri acara Gerakan Indonesia Bertadarus Al-Qur'an (Gibran) yang diselenggarakan Satkar Ulama Indonesia di Alexandria Islamic School, Jalan Pengasinan, Rawalumbu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis malam (25/1).

"Kita perlu bersyukur kepada Allah SWT bahwa kita menjadi bagian dari pendukung pemerintahan Bapak Presiden Joko Widodo yang selalu memberikan perhatian kepada umat Islam," kata Airlangga.


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menjelaskan bahwa pemerintahan Jokowi selalu memberikan perhatian kepada umat Islam melalui pendidikan pesantren, madrasah, pelayanan ibadah haji, serta mendorong kemajuan ekonomi syariah, pengembangan produk halal dan sertifikasi halal.

"Pemerintah mendorong dana abadi bagi pesantren, dan targetnya insya Allah bila Tuhan YME memberikan rida, maka tentu dana abadi ini akan kita tingkatkan menjadi Rp50 triliun ke depannya," pungkas Airlangga.

Dana abadi pesantren ini sudah dilakukan pemerintahan Jokowi saat ini. Pada 2023, pemerintah menggelontorkan anggaran Rp250 miliar untuk dana abadi pesantren yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dana abadi pendidikan yang saat ini berjumlah Rp106,1 triliun.




Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya