Berita

Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, saat berbicara pada peluncuran Onboarding Nasional Peserta JKN Apprenticeship Program, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu/Ist

Bisnis

Magang, Upaya Tepat Siapkan Tenaga Kerja Kompeten

KAMIS, 25 JANUARI 2024 | 18:38 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Program pemagangan (magang) merupakan upaya paling tepat dan cepat untuk menyiapkan tenaga kerja kompeten yang sesuai kebutuhan industri.

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, saat mewakili Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, sebagai pembicara pada peluncuran Onboarding Nasional Peserta JKN Apprenticeship Program, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu.

Lewat rilis Biro Humas Kemnaker, Kamis (25/1), dia mengatakan, pemagangan juga punya arti penting dalam dunia kerja, karena mampu memberikan peluang bagi masyarakat dari segala usia, khususnya kaum muda, agar dapat memperoleh keahlian secara terus-menerus dalam konteks transformasi yang cepat.


“Melalui program pemagangan, peserta magang mendapatkan technical skills, budaya kerja, komunikasi yang baik dan efektif etika bekerja dalam tim, sehingga menambah kepercayaan diri dan siap terjun di dunia kerja,” kata Anwar Sanusi.

Lebih lanjut Anwar mengungkapkan, salah satu indikator keberhasilan program pemagangan adalah seberapa besar lulusan pemagangan diterima industri, khususnya perusahaan yang mengadakan pemagangan.

“Semakin tinggi serapan lulusan pemagangan ke dunia industri, maka program pemagangan semakin bagus,” ungkapnya.

Dia juga menambahkan, Onboarding Nasional Peserta JKN Apprenticeship Program, diyakini mampu memberikan kontribusi positif mendukung terciptanya SDM yang handal, unggul dan terpercaya di Indonesia.

“Penyelenggaraan program pemagangan diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja dan angkatan kerja yang cerdas, terampil, adaptif, kreatif dan inovatif,” katanya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya