Berita

Penanganan stunting yang dilakukan MIND ID/Net

Bisnis

Lewat Edukasi Generasi Milenial, MIND ID Komitmen Atasi Stunting

SELASA, 23 JANUARI 2024 | 19:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Komitmen MIND ID sebagai BUMN holding industri pertambangan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, diwujudkan dalam pemberian edukasi penanganan stunting kepada generasi milenial.

Salah satunya melalui kegiatan mengatasi stunting di wilayah operasional perusahaan yang dilakukan PT Timah Tbk, salah satu anggota MIND ID.

"Sebagai anggota Grup MIND ID, PT Timah Tbk terus berkomitmen meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di lingkar tambang. Hal ini selaras dengan program pemerintah untuk mengentaskan stunting menuju Indonesia Emas 2045 mendatang," kata Sekretaris Perusahaan MIND ID, Heri Yusuf kepada wartawan, Selasa (23/1).


Heri Yusuf menjelaskan bahwa sepanjang 2023, PT Timah Tbk telah melakukan berbagai upaya konkret dalam penanganan stunting melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang dilaksanakan secara holistik.

PT Timah Tbk memberikan edukasi tentang stunting yang menyasar kelompok milenial, kelompok perempuan, dan kader kesehatan, yang diharapkan dapat menjadi agen perubahan.

PT Timah Tbk juga membagikan paket makanan tambahan bagi anak-anak yang diidentifikasi stunting di wilayah operasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan program Mobil Sehat.

Langkah PT Timah Tbk ini menjadi bukti nyata penanganan dan pencegahan stunting. Perusahaan secara aktif memberikan literasi kesehatan bagi kelompok remaja dan ibu-ibu melalui Program Kegiatan Menurunkan Stunting (Kemunting).

Program untuk pengentasan stunting juga dilakukan dengan mendukung pembangunan sanitasi yang layak bagi masyarakat. PT Timah Tbk mendukung pembangunan MCK dan tempat sampah untuk percepatan program Open Defecation Free (ODF) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Berbagai program menuju masyarakat sehat yang berfokus pada pengentasan stunting ini berhasil membawa PT Timah Tbk meraih penghargaan dari Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Agustus 2023. PT Timah Tbk dinilai menjadi salah satu perusahaan yang berperan dalam penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan di Babel.

Tak hanya PT Timah Tbk, berbagai langkah pencegahan stunting juga dilakukan oleh anggota Grup MIND ID lainnya. Sebut saja PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) yang berkomitmen mendukung percepatan penurunan stunting di area pertambangan UBP Bauksit, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat melalui program Generasi Sehat Bebas Stunting (GEN SEHAT).

Program ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas gizi masyarakat dan pencegahan stunting. PT ANTAM Tbk juga membentuk Rumah Peduli Remaja Putri (RUPE-RUPE).

PT ANTAM Tbk telah menemukan beberapa faktor penyebab stunting di wilayah ini, antara lain kurangnya gizi untuk ibu hamil dan anak baru lahir, pola asuh terkait gizi yang buruk, standar pelayanan kesehatan yang kurang memadai, dan masih banyak lagi. Pada 2022, tercatat prevalensi stunting di Kabupaten Sanggau mencapai 32,5 persen, sehingga masalah stunting menjadi salah satu fokus program TJSL PT ANTAM Tbk.

Sementara itu anggota Grup MIND ID PT Freeport Indonesia (PTFI) menggandeng Komunitas Instro Karyawan Freeport untuk mendukung pengentasan stunting. PTFI menggelar kegiatan edukasi masyarakat bertajuk Peduli Stunting melalui Edukasi Pengolahan MPASI dengan Bahan Pangan Lokal di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Oktober 2023.

Aksi ini sekaligus menjadi tindakan preventif untuk menjaga ibu dan janin tetap sehat hingga proses melahirkan. PTFI mengajarkan tentang pembuatan MPASI dengan memanfaatkan pangan lokal yang banyak ditemui di wilayah Papua, seperti umbi-umbian, aneka ikan, hingga sayur-sayuran.

Adapun anggota Grup MIND ID PT Bukit Asam Tbk (PTBA) ikut mengentaskan stunting melalui program Rumpun Pangan Dengan Energi Terbarukan yang Ramah Lingkungan (Ruang Rural). Bekerja sama dengan lembaga ekonomi petani PT Pengayom Tani Sejagad, PT Bukit Asam Tbk sukses meningkatkan akses masyarakat, terutama masyarakat miskin, terhadap pangan bergizi.

Kerja sama ini menghasilkan beras merah organik yang ditanam di Desa Rejosari Mataram, Kecamatan Seputih Mataram, Lampung Tengah. Melalui program ini, PT Bukit Asam Tbk juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi, terutama untuk ibu hamil dan balita.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya