Berita

Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka bersama relawan Pergerakan Perempuan Muda Nahdliyin (Perdana)/Ist

Politik

Perempuan Muda Nahdliyin Dukung Gibran Lanjutkan Hilirisasi SDA

SELASA, 23 JANUARI 2024 | 13:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komitmen Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka terkait hilirisasi sumber daya alam (SDA), didukung relawan Pergerakan Perempuan Muda Nahdliyin (Perdana).

Ketua relawan Perdana, Ita Chumaeroh menjelaskan, komitmen Gibran melanjutkan program hilirisasi yang dikerjakan pemerintahan Presiden Joko Widodo, nyata disampaikan dalam debat keempat dua hari lalu.

"Gibran  menunjukkan kemana arah pemerintahan kelak. Ia fokus menyampaikan gagasan keberlanjutan dan penyempurnaan atas apa yang sudah dilakukan Presiden Jokowi," ujar Ita kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (23/1).


Dia memandang, keberlanjutan hilirisasi yang terkait industri pertambangan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

"Dampaknya adalah adanya nilai tambah yang bisa mengerek perekonomian kita. Juga membuka lapangan pekerjaan bagi anak-anak muda dan perempuan," sambungnya menjelaskan.

Di samping itu, Ita juga menilai komitmen Gibran untuk menyelaraskan pembangunan dengan kelestarian alam, ditambah program strategis nasional yang dipastikan tidak meninggalkan petani, nelayan, masyarakat adat, dan usaha lokal.

"Penyempurnaan ini berusaha mencari titik tengah yang pas, agar pembangunan tidak menyisakan kerugian pada alam dan manusia di sekitarnya," terangnya.  

Maka dari itu, Ita meyakini Indonesia bakal lebih maju lagi apabila Gibran menjadi cawapres dan Prabowo Subianto menjadi calon presidennya (capres).

"Karena arahnya sudah jelas, pondasinya sudah ada, tinggal melanjutkan dan menyempurnakan apa yang masih kurang. Indonesia Emas akan maju pada 2045," demikian Ita menambahkan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya