Berita

Presiden Partai Buruh Said Iqbal saat kampanye di Lapangan Bola Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (22/1)/Ist

Politik

Jika Lolos ke Senayan, Partai Buruh Optimis Perjuangkan Hak Pekerja

SELASA, 23 JANUARI 2024 | 04:01 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Partai Buruh akan memperjuangkan penghapusan Omnibuslaw UU Cipta Kerja, menaikkan upah 15 persen, menghapus karyawan kontrak tanpa periode, dan melindungi pekerja wanita.

Semua itu akan diperjuangkan Partai Buruh bila menembus Parliamentary Threshold (PT) sebesar 4 persen, dengan raihan maksimal 30 kursi di DPR RI.

“Partai buruh berkeyakinan bahwa kami akan lolos Parliamentary Threshold, dengan target minimal 20 kursi, maksimal 30 kursi DPR RI,” kata Presiden Partai Buruh Said Iqbal saat kampanye di Lapangan Bola Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (22/1).


Tidak hanya secara nasional, Said Iqbal mengaku optimis menempatkan wakilnya sebagai legislator daerah.

“Untuk Bogor, Partai Buruh menargetkan 1 kursi DPR RI dan 1 fraksi Kabupaten Bogor dan tentu menyumbang 2-3 kursi DPRD Provinsi Jawa Barat. Cianjur, 1 fraksi DPRD. Di Bogor dan Sukabumi kami menargetkan ada kursi di DPRD Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi dan DPRD Kota Bogor. Jadi, 2 kursi akan kami ambil dari Cianjur, Kota Bogor, dan Kabupaten Bogor,” kata Said Iqbal.

Said Iqbal juga tanpa ragu menyebut bahwa Bogor adalah basisnya Partai Buruh dan memprediksi partainya menembus 4,778 persen suara di Pemilu 2024 bisa terealisasi.

“Bogor, adalah basisnya buruh,” kata Said.



Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya