Berita

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid/Net

Politik

Gus Miftah Sebut PKS Identik Wahabi, PKB: Maklum Bukan Kiai Alim

MINGGU, 21 JANUARI 2024 | 15:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pernyataan Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah yang menilai Partai Keadilan Sejahtera (PKS) identik dengan Wahabi, ditanggapi Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid alias Gus Jazil.

Gus Jazil yang juga Asisten Pelatih Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas Amin) itu mengingatkan Gus Miftah agar berhati-hati membuat pernyataan.

"Ulama itu menjaga ilmu dan umat, bukan mengumbar pernyataan dangkal dan bernada pemecah belah," kata Gus Jazil, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Minggu (21/1).


Menurut Gus Jazil, Gus Miftah yang saat ini mendukung pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, tidak seharusnya melontarkan pernyataan yang membuat gaduh.

"Tapi saya maklum, sebab Gus Miftah bukanlah kiai yang alim. Jadi harap maklum saja," jelasnya, melalui pesan Whatsapp.

Seperti diberitakan, Gus Miftah menyebut PKS identik dengan Wahabi saat ceramah di pengajian akbar yang digelar PWNU Lampung, di Lapangan Cipta Karya, Lampung Selatan, Jumat (12/1).

Pengajian itu juga dihadiri Ketum Muslimat NU yang juga Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Ketum PAN sekaligus Mendag, Zulkifli Hasan, dan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi.

"(Dakwah yang) Menyenangkan itu NU, yang sukanya nakut-nakuti Wahabi. Wahabi itu di Indonesia identik dengan PKS," kata Gus Miftah, dalam potongan video yang dilihat redaksi.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya