Berita

Deklarasi Pergerakan Pelaut Indonesia (PPI) untuk Prabowo-Gibran di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/1)/RMOL

Politik

PPI Berharap Prabowo-Gibran Bisa Perjuangkan Kesejahteraan Pelaut

JUMAT, 19 JANUARI 2024 | 16:53 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Para pekerja di sektor kelautan yang tergabung dalam Pergerakan Pelaut Indonesia (PPI) resmi rapatkan barisan untuk mendukung pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Deklarasi dari para pelaut ini secara resmi diterima oleh Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Eddy Soeparno, di kediaman pribadi Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/1).

Kepada awak media, Eddy memastikan adanya dukungan dari kelompok dan komunitas baru merupakan 'vitamin' baru bagi pemenangan Prabowo-Gibran satu putaran di Pilpres 2024.


"Kami berharap bahwa teman-teman Pergerakan Pelaut Indonesia yang datang hari ini juga bisa menambah daya dorong kita, menguatkan kita di tanggal 14 Februari agar perolehan suara Pak Prabowo dan Mas Gibran cukup untuk memenangkan pilpres dalam satu putaran," kata Eddy.

Sementara, Ketua Pergerakan Pelaut Indonesia untuk Prabowo-Gibran Andri Sanusi berharap bila paslon nomor urut 2 menang akan mensejahterakan para pelaut dan nelayan dengan membawanya di bawah naungan Kementerian Ketenagakerjaan.

Sehingga kesejahteraan nelayan yang selama ini belum optimal dalam terealisasi dapat segera terwujud.

"Kami berharap Pak Prabowo dan Mas Gibran bisa memperjuangkan kesejahteraan para pelaut di Indonesia," pungkas Andri.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya