Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono dalam temu wicara bersama kelompok tani di Desa Sungai Pulai, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi/Ist

Politik

Ketum PPP: Senjata Membentengi Negeri Adalah Kemandirian Pangan

SENIN, 15 JANUARI 2024 | 10:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mewujudkan kemandirian pangan Bangsa Indonesia bersama para petani adalah komitmen yang akan dilakukan Partai persatuan Pembangunan (PPP). Indonesia akan kuat, jika pangannya sudah mandiri seutuhnya.

Begitu dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono dalam temu wicara bersama kelompok tani di Desa Sungai Pulai, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi.

"Senjata yang kuat membentengi negeri ini kalau bisa memandirikan pangan, maka harus kita perjuangkan bersama petani," ujar Mardiono dalam keterangan tertulis, Senin (15/1).


Guna mewujudkan kemandirian pangan, Mardiono telah menyiapkan beberapa langkah strategis. Salah satunya terkait kesejahteraan para petani.

"Kita terus mendorong produktivitas petani agar bisa naik, termasuk di dalamnya membantu sumber permodalan," tuturnya.

Sementara, Ketua DPW PPP Jambi Muhammad Fadhil Arief menegaskan akan terus memperjuangkan petani agar hidupnya lebih baik dan sejahtera.

"Sebagai kader PPP kita wajib memperjuangkan petani agar hidupnya lebih baik dan sejahtera," demikian Fadhil yang juga menjabat Bupati Batang Hari.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya