Berita

Gabjar Pranowo dan Anies Baswedan/Net

Politik

Anies-Ganjar Bersatu di Putaran Dua, TKN: Pemilu Selesai Satu Putaran

KAMIS, 11 JANUARI 2024 | 16:49 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, merespon santai kabar yang menyebutkan kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud akan bersatu di putaran kedua. Dia yakin Pemilu selesai dalam satu putaran.

"Jadi kami belum punya angan-angan dua putaran, karena kami yakin Pemilu selesai satu putaran saja. Tanggal 14 Februari insya Allah sudah selesai," kata Nusron, lewat keterangan tertulis, di Jakarta Selatan, Kamis (11/1).

Optimisme TKN, kata dia, didasari kehendak masyarakat yang dinilainya lebih banyak menginginkan Pemilu berlangsung satu putaran, karena sudah lelah dengan hiruk-pikuk politik.


"Masyarakat sudah capek, sudah lelah. Masyarakat ingin ibadah memasuki bulan puasa itu dengan tenang, dengan khusyuk, tanpa hiruk-pikuk di Sosmed, hiruk-pikuk copras capres," ujarnya.

Politisi Partai Golkar itu juga menyinggung hasil survei sejumlah lembaga yang menunjukkan pasangan nomor urut 2 Prabowo-Gibran jauh meninggalkan dua pesaingnya, yang dinilainya jadi gambaran objektif kehendak masyarakat.

"Pasangan Prabowo-Gibran di survei terakhir 48,05 persen dari IPSOS. Itu pun yang menyatakan belum memilih 11,8 persen," jelasnya.

"Berarti masyarakat back mind-nya menghendaki Pemilu cukup sekali saja, satu putaran saja," sambungnya.

Tak hanya itu, Nusron juga menyoroti penggunaan anggaran negara dalam agenda Pemilu. Ia menyebut Rp27 triliun anggaran negara bisa dihemat bila Pemilu hanya satu putaran.

"Kalau Pemilu ini dilaksanakan satu kali saja, satu putaran saja, negara hemat. Untuk KPU anggarannya Rp17 triliun pada putaran kedua, untuk keamanan Rp10 triliun," pungkas Nusron.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya