Berita

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, bersama cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar, di acara konsolidasi relawan Amin di Surabaya, Rabu (10/1)/Istimewa

Politik

Ditemani JK Konsolidasi Relawan, Cak Imin Optimistis Menang Mutlak di Jatim

RABU, 10 JANUARI 2024 | 14:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dukungan yang diberikan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Indonesia, Jusuf Kalla, untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, bukan sekadar ucapan semata.

Figur yang akrab disapa JK itu pada hari ini, Rabu (10/1), ikut menghadiri konsolidasi relawan Anies-Muhaimin (Amin) di DBL Arena, Surabaya, Jawa Timur.

Cawapres Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku sangat bersyukur mendapat dukungan dari Jusuf Kalla yang memiliki segudang pengalaman politik.


"Bersama Pak Jusuf Kalla, Pak Hamdan Zoelva (Dewan Pakar Timnas Amin), saya menyapa ribuan kader, relawan, dan simpatisan serta koalisi partai yang punya militansi dan semangat luar biasa memenangkan Amin," kata Cak Imin lewat Instagram resminya yang dikutip Rabu (10/1).

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu lantas mengutip tagline yang seringkali diucapkan Jusuf Kalla yakni "lebih cepat lebih baik".

"Itu artinya semakin cepat perubahan kita wujudkan, semakin baik dampaknya untuk bangsa kita," sambung jagoan Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu.

Cawapres yang didukung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Ummat itu meyakini kerja keras kader, relawan, dan simpatisan tidak akan sia-sia.

"Karena niat kita semua satu, yaitu perubahan. Perubahan untuk menjadikan Indonesia lebih baik, lebih adil, lebih makmur, dan lebih merata. InsyaAllah, Amin menang mutlak di Jawa Timur," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya