Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

OJK: Kredit Perbankan Alami Pertumbuhan 9,74 Persen Periode November 2023

RABU, 10 JANUARI 2024 | 12:36 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kredit perbankan tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 9,74 persen (yoy), menjadi Rp6.966 triliun pada November 2023.

Pertumbuhan itu dilaporkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan menyebut bahwa kredit pada periode November 2023 juga meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya sebesar Rp6.903 triliun.

"Pertumbuhan tertinggi terjadi pada kredit modal kerja sebesar 10,14 persen (yoy)," lapor Ketua Eksekutif Pengawasan Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam konferensi pers, Selasa (9/1).


Dalam laporan tersebut, bank BUMN tercatat sebagai pendorong utama pertumbuhan kredit dengan kontribusi sebesar 45,81 persen dari total kredit perbankan.

Meski demikian, Dana Pihak Ketiga (DPK) atau dana simpanan di perbankan masih mengalami perlambatan menjadi 3,04 persen yoy, sebesar Rp8.216 triliun pada periode November 2023.

Dikatakan Ketua Eksekutif Pengawasan Perbankan OJK, perlambatan itu terjadi akibat penggunaan dana internal untuk operasional dan ekspansi perusahaan serta konsumsi masyarakat yang kembali meningkat dengan berakhirnya status pandemi, yang membuat masyarakat mengalihkan DPKnya di bank.

"Dampak semakin banyaknya alternatif instrument penempatan dana selain DPK juga menjadi salah satu penyebab perlambatan DPK," katanya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya