Berita

Jurubicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati/RMOL

Politik

Persiapan Paku Integritas, Sore Ini KPK Undang Perwakilan Pasangan Capres-cawapres

RABU, 10 JANUARI 2024 | 11:36 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dalam rangka mematangkan persiapan kegiatan Penguatan Antikorupsi bagi Penyelenggara Negara atau Paku Integritas, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang perwakilan dari ketiga pasangan capres-cawapres.

Jurubicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati mengatakan, pada hari ini, Rabu (10/1), pihaknya mengundang perwakilan dari tiga pasangan capres-cawapres untuk rapat koordinasi teknis (kortek) sebelum kegiatan Paku Integritas.

"Hari ini kami mengundang perwakilan dari tiga paslon untuk rapat kortek di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK pukul 14.00 WIB," kata Ipi kepada wartawan, Rabu pagi (10/1).


Rapat tersebut, lanjut Ipi, dilakukan untuk persiapan kegiatan Paku Integritas khusus bagi pasangan capres-cawapres yang diagendakan pada Rabu pekan depan (17/1).

Sebelumnya, Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, kegiatan Paku Integritas nantinya berbeda dengan kegiatan debat yang diselenggarakan KPU RI. Dalam acara Paku Integritas, masing-masing capres-cawapres akan memaparkan komitmen mereka terhadap pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Oh tidak (seperti debat di KPU), jadi ini membangun bersama, masing-masing diberikan kesempatan tentunya untuk menyampaikan komitmennya. Dan hadir juga tentunya nanti dari KPU, dari Bawaslu juga hadir," kata Ali kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Selasa sore (9/1).

Ali memastikan, tiga pasangan capres-cawapres, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD telah mengkonfirmasi akan hadir pada pekan depan.

"Informasi yang kami peroleh, yang kami undang dimaksud pasangan calon presiden dan wakil presiden sudah menginformasi nanti akan hadir," pungkas Ali.

Dalam acara nanti, selain menyampaikan komitmen terhadap pemberantasan korupsi, masing-masing capres-cawapres akan menandatangani Pakta Integritas dalam rangka pemberantasan korupsi.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya