Berita

Tsering Tso/Net

Dunia

Perempuan Tibet Ditangkap Usai Unggah Komentar Negatif Tentang Polisi China

MINGGU, 07 JANUARI 2024 | 23:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Seorang perempuan asal Tibet, bernama Tsering Tso, dilaporkan telah ditangkap dan ditahan berhari-hari akibat mengunggah video berisi kritikan tajam terhadap kepolisian China.

Mengutip Phayul News pada Minggu (7/1), Tso ditahan pada 19 Desember 2023 oleh pihak keamanan di Kabupaten Drachen, Daerah Otonomi Tibet Rangkyongjong.

"Tsering Tso berusia 39 tahun ditangkap dan ditahan selama 15 hari terkait postingan media sosialnya yang mengkritik tindakan polisi pemerintah China," ungkap laporan tersebut.


Saat ditangkap, Tso sempat melakukan penolakan dan mengusir pihak kepolisian. Namun akhirnya dia tetap ditahan karena mengunggah tiga video kritik di platform media sosial.

Menurut laporan pihak berwenang di Drachen, Tsering Tso pertama kali ditahan selama 20 hari pada tanggal 1 November 2022 oleh pihak berwenang di Lhasa.  

Alasan penahanan ini konon terkait dengan dugaan ketidakpatuhannya terhadap peraturan dan ketentuan Covid-19. Rincian spesifik mengenai sifat pelanggarannya tidak diberikan dalam akun tersebut.

Pada 26 Oktober 2023, setelah dibebaskan dari penahanan sebelumnya, Tso ditangkap kembali selama 15 hari, karena konten negatifnya yang menargetkan otoritas China di platform media sosial.

Tso menggunakan platform media sosial sebagai media untuk berbicara menentang otoritas China setiap kali terjadi kasus penahanan tidak sah terhadap orang-orang Tibet.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Ditunggu Sayembara Mencari Silfester Matutina

Senin, 07 September 2026 | 02:30

TK-SD-SMP di Kota Bogor Berlakukan PJJ

Senin, 07 September 2026 | 02:03

Ujian KPK terkait Paulus Tannos: Jangan cuma Nangkap, tapi Kembalikan Aset

Senin, 07 September 2026 | 01:40

Water Mist Disemprot di Jalanan Jakarta Gegara Abu Vulkanik

Senin, 07 September 2026 | 01:15

Dedi Mulyadi Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Senin, 07 September 2026 | 01:01

Dalam Tiga Hari, Hampir 2.000 Orang Keracunan MBG

Senin, 07 September 2026 | 00:44

Fahira Idris Sodorkan Enam Rekomendasi untuk MBG

Senin, 07 September 2026 | 00:16

Pemadam Semprot Abu Vulkanik

Senin, 07 September 2026 | 00:03

GMNI Desak Presiden Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie, Ini Sebabnya

Minggu, 06 September 2026 | 23:52

Likuiditas Bank Masih Terjaga

Minggu, 06 September 2026 | 23:40

Selengkapnya