Berita

Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto/Rep

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Sektor Pertahanan Krusial, Jangan Diisi Pemimpin Penuh Ambisi

MINGGU, 07 JANUARI 2024 | 21:43 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sektor pertahanan dan keamanan di suatu negara sangat krusial, sebab itu tidak boleh diatur oleh pemimpin ambisius.

Sebaliknya, perlu pemimpin yang bersih, jujur, dan berkomitmen mensejahterakan rakyat.

Pendapat itu disampaikan Calon Presiden Nomor Urut 2, Prabowo Subianto, pada debat Capres ketiga, di Istora Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu malam (7/1).


"Harus ada kepemimpinan berdasarkan nilai, jujur, yang kita katakan ya yang ada di hati kita, jangan lain di mulut lain di hati, dan harus cinta Tanah Air. Pertahanan ini sakral bagi kita, ini menyangkut keselamatan, jangan karena ambisi pribadi, kita menghasut dan menyesatkan rakyat," katanya.

Bila pemimpin menyampaikan hal yang sesat, pasti berpengaruh ke para prajurit.

"Sekali lagi, jangan karena ambisi pribadi kita menyesatkan rakyat, kita menghasut rakyat, kita membahayakan pertahanan keamanan rakyat, kasian prajurit-prajurit yang sudah berjuang menjaga kita, polisi-polisi yang menjaga kita, kasihan kalau ada calon pemimpin yang kerjanya hanya menghasut," katanya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polri Usut Potensi Pidana Anjloknya IHSG, Diduga Kuat Akibat Saham Gorengan

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:12

Penyidik Kejagung Sita Dokumen dari Rumah Bekas Menhut Siti Nurbaya

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:07

Suplai MBG, Kopontren Al-Kautsar Patut Dicontoh

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:01

Pengacara Yaqut Sebut Bos Maktour Travel Fuad Hasan Bohong Soal Terima Hadiah Kuota Haji

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:58

Dirut BEI Mundur Hanya Redam Tekanan Jangka Pendek

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:49

Kapolri Pimpin Sertijab Pati dan Kapolda, Cek Siapa Saja?

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:47

SPPG Tak Boleh Asal-asalan Siapkan Menu MBG saat Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:30

Program Mangrove BNI Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Pesisir Banyuwangi

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:26

Giliran Mirza Adityaswara Mundur dari OJK, Total 4 Komisioner Pamit Beruntun

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:19

Yaqut Bantah Kasih Jatah Kuota Haji Khusus Maktour Travel

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:10

Selengkapnya