Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono turun langsung mendengar aspirasi petani di area persawahan di Desa Cisarua, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat/Ist

Politik

Turun ke Sawah, Mardiono Hadirkan Solusi untuk Permasalahan Petani

MINGGU, 07 JANUARI 2024 | 10:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak ingin sekadar berwacana, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono turun langsung mendengar aspirasi petani di area persawahan di Desa Cisarua, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kedatangan Mardiono disambut hangat oleh para petani. Dia juga ikut mencangkul berbaur bersama para petani yang komoditas utamanya adalah bawang, kol, dan cabai.

“Saya menemui para petani khususnya petani bawang, kol, dan cabai. Di mana saya mencatat beberapa hal yang menjadi kendala seperti pupuk hingga permodalan,” ujar Mardiono dalam keterangan tertulis, Minggu (7/1).


Kehadiran Mardiono juga untuk membawa solusi sekaligus pencerahan kepada para petani. Terutama, dalam soal permasalahan permodalan dengan dibantu kader-kader PPP.

“Ini ada kader PPP di Sukabumi hadir bersama-sama untuk memberikan solusi. Terkait permodalan saya perintahkan untuk membuat kelompok kecil dan dirikan Baitul Maal Wat Tamwil untuk membantu para petani,” tuturnya.

Melalui pertemuan bersama petani kali ini, Mardiono menegaskan komitmen untuk terus memperjuangkan kepentingan sekaligus mendorong petani untuk meningkatkan produktivitasnya.

“Paling utama akan meningkatkan kesejahteraan petani, apa yang ditanam dan dijual mendapatkan nilai, serta sisanya bisa membiayai kehidupan sosial," pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya