Berita

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, pastikan tak bermasalah Presiden Jokowi sarapan dengan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto/RMOL

Politik

Jokowi Sarapan dengan Airlangga, PDIP Nyaman-nyaman Saja

MINGGU, 07 JANUARI 2024 | 01:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PDI Perjuangan menilai acara sarapan pagi Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Sabtu pagi tadi (6/1) di Istana Bogor, Jawa Barat, merupakan hal yang wajar.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pertemuan tersebut merupakan pertemuan biasa, mengingat posisi Airlangga merupakan Menko Perekonomian di Kabinet Indonesia Maju.

"Ya Airlangga juga sebagai Menteri Koordinator Perekonomian, itu pertemuan pertemuan hal yang wajar," kata Hasto saat jumpa pers di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu sore (6/1).


Politikus asal Yogyakarta ini menambahkan, PDIP tidak bermasalah dengan pertemuan itu, dan nyaman-nyaman saja sehingga tak perlu ada yang dibesar-besarkan.

"Yang penting PDI Perjuangan nyaman-nyaman saja, pertemuan untuk kepentingan bangsa dan bernegara," kata Hasto.

Terkait pertemuan yang isunya digiring ke arah adanya dukungan Jokowi, Hasto menegaskan PDIP tak main di ranah itu. Karena menteri-menteri partai banteng moncong putih sama sekali tidak pernah memanfaatkan jabatannya selain untuk kepentingan rakyat.

"Ada Mas Pram (Pramono Anung, Mensesneg), Abdullah Azwar Anas (Menpan-RB), ada pak Yasonna Laoly (Menkumham), ada ibu Risma (Mensos), semuanya akan berbeda dan kami memang dididik menggunakan kekuasaan untuk kepentingan rakyat, ketika menggunakan kekuasaan di luar itu artinya tidak percaya diri," tutur Hasto.

Adapun, terkait arah dukungan Jokowi yang terus dinarasikan ke kubu Prabowo-Gibran, Hasto mengatakan pihaknya yakin bahwa suara hati rakyat sejalan dengan yang diperjuangkan paslon nomor urut 3, Ganjar-Mahfud.

"PDI Perjuangan percaya bahwa suara hati wakil rakyat, suara kebenaran yang akan memenangkan pemilu. Apalagi Pak Ganjar dan Prof Mahfud memang mendapatkan dukungan luas terbukti dari sentimen positif dibandingkan dengan calon-calon yang lain," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya