Berita

Ketua Umum F1 Fans Prabowo-Gibran, Amos Hutauruk/Net

Politik

Pengaruhi Pemilih Mengambang, Prabowo-Gibran Harus Maksimalkan 3 Debat Capres

KAMIS, 04 JANUARI 2024 | 14:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Gelaran Pilpres 2024 berpeluang berlangsung satu putaran. Kondisi ini bisa saja terjadi jika pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang elektabilitasnya paling tinggi mampu mengunci kemenangan di atas 51 persen.

"Dalam politik, semua serba mungkin. Peluang pilpres satu putaran sangat besar," kata Ketua Umum F1 Fans Prabowo-Gibran, Amos Hutauruk kepada wartawan, Kamis (4/1).

Menurut Amos, ada tiga faktor yang membuat Prabowo-Gibran dapat memenangkan Pilpres 2024 satu putaran. Pertama adalah sosok Prabowo yang sudah berpengalaman di kontestasi Pilpres dan Gibran sebagai sosok pemimpin muda yang banyak digandrungi kaum milenial.  


"Prabowo-Gibran kemungkinan besar bisa terus naik elektabilitasnya," kata Amos.

Faktor kedua, menurut Amos, adalah memastikan penampilan Prabowo dan Gibran tampil cemerlang di tiga edisi debat capres-cawapres yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Amos menyebutkan, data hasil survei terbaru Litbang Kompas, terdapat undecided voters atau pemilih mengambang yang belum menentukan pilihan sebanyak 28,7 persen.

"Bila undecided voters ini dapat dimenangkan Prabowo-Gibran,  saya yakin pasangan Koalisi Indonesia Maju ini akan menang satu putaran. Forum debat juga akan dapat mempengaruhi pilihan para pemilih mengambang," kata Amos.

Faktor ketiga, lanjut Amos, adalah pergerakan masif mesin parpol, relawan dan tim kampanye di bawah.

"Pergerakan Prabowo-Gibran, partai koalisi dan relawan harus bergerak masif di bawah. Agar kampanye maksimal total habis-habisan," kata Amos.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya