Berita

Pelaksana Tugas Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono bersama calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo/Ist

Politik

Lolos Parlemen Versi Survei, Mardiono: PPP Tetap Tingkatkan Kinerja Politik

KAMIS, 04 JANUARI 2024 | 01:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diperkirakan akan kembali lolos ke Senayan dengan memperoleh suara lebih dari 4 persen. Hal ini tergambar dari hasil Survei Pusat Poling Indonesia (Puspoll Indonesia) di mana PPP mencatatkan keterpilihan 4,1 persen.

Soal hasil tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono mengatakan, kader partai Ka'bah tidak akan terlena dan tetap meningkatkan kinerja-kinerja politik.

“Kita tidak akan selesai pada mengacu lembaga survei, tapi semua sepakat untuk meningkatkan kinerja politik” ujar Muhamad Mardiono kepada wartawan di Bilangan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/1).


Mardiono menegaskan bahwa partainya yang akan genap berusia 51 tahun selalu menunjukkan keberpihakan kepada umat dan rakyat. Hal ini, yang menjadi kunci terjaganya eksistensi PPP.

“Kita akan tetap kerja keras, sebagaimana yang telah dilakukan selama jelang 51 tahun ini. Insya Allah akan lebih baik dan bermanfaat bagi umat serta rakyat," tuturnya.

Survei Puspoll menempatkan tiga besar perolehan suara masih diduduki oleh PDIP (21,1 persen), Gerindra (17,3 persen), dan Golkar (10,9 persen).  

Sementara PKB (7,6 persen), PKS (7,2 persen), dan Nasdem (6,6 persen). Sedangkan Demokrat dan PAN masing-masing (4,2 persen) dan PPP (4,1 persen).

Sementara parpol lainnya di bawah ambang batas parlemen 4 persen dan pemilih yang belum menentukan sikap sebanyak 11,2 persen.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya