Berita

Capres nomor urut 1 Anies Baswedan di Desak Anies Sumatera Barat/Repro

Politik

Kritik Zulhas Soal Bansos dari Jokowi, Anies: Itu Uang Rakyat yang Dititipkan

RABU, 03 JANUARI 2024 | 14:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, mengkritik pernyataan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas, yang mengklaim bantuan sosial (bansos) berasal dari Presiden Joko Widodo.

Anies menegaskan, bansos dibeli dengan uang pajak yang dikumpulkan dari rakyat Indonesia untuk diberikan kepada kelompok rentan yang bertujuan membantu mengurangi beban ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan.

"Jangan pernah bansos itu diklaim sebagai bantuan pribadi, karena itu bukan uang pribadi. Itu adalah uang rakyat yang dititipkan," kata Anies dalam forum Desak Anies d Tanah Datar, Sumatera Barat, Rabu (3/1).


Jagoan Koalisi Perubahan yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Kebangkitan Bangsa itu menegaskan, sangat salah dan tidak etis mengklaim bansos dari uang pribadi.

"Karena itulah kita harus luruskan bahwa itu adalah uang negara dari pajak rakyat, bukan dari satu orang dan itu untuk menghidupi saudara-saudara kita yang belum mampu," ungkap Anies.

Sebelumnya, Zulkifli Hasan yang juga Menteri Perdagangan menyebut bahwa bansos dan bantuan langsung tunai (BLT) diberikan oleh Presiden Jokowi.

"Yang kasih bansos dan BLT siapa? Yang suka sama Pak Jokowi angkat tangan. Pak Jokowi itu PAN, dan PAN itu Pak Jokowi, makanya kita dukung Gibran, cocok? Gibran itu siapa sih? Anaknya Pak Jokowi,” ujar Zulhas saat berkampanye di Kendal, Jawa Tengah, Selasa (26/12). 

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya