Berita

Cawapres Nomor Urut 1 Muhaimin Iskandar saat berdialog dengan pembudidaya Anggrek di Kota Batu, Jawa Timur/Ist

Politik

Di Hadapan Petani Anggrek, Cak Imin Janji Rombak Perizinan yang Berbelit

SELASA, 02 JANUARI 2024 | 13:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Cawapres Nomor Urut 1 Muhaimin Iskandar berkeliling banyak tempat untuk menyerap aspirasi dan keluhan yang dihadapi masyarakat.

Saat menghabiskan pergantian tahun di Kota Batu, Jawa Timur, sosok yang akrab disapa Cak Imin itu menemui komunitas petani Anggrek.

"Ada beberapa keluhan mereka diantaranya adalah kesulitan izin ekspor karena masih dianggap jenis anggrek yang langka," kata Cak Imin melalui akun X resminya, Selasa (2/1).


Cawapres yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu pun meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) merevisi aturan yang mempersulit pembudidaya.

Sambung dia, tujuannya agar masyarakat lebih sejahtera.

"Karena itu, tekad kami satu, perubahan adalah meniadakan izin yang berbelit-belit untuk ekspor tanaman hias, termasuk anggrek," tegas jagoan Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu.

Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra itu pun memuji kerja keras warga yang berhasil membudidayakan jenis anggrek langka ini.

Pendamping Anies Baswedan itu pun berterima kasih karena mendapat hadiah anggrek yang dinamai "Muhaimin Iskandar", hasil persilangan Dendrobium Lombok Bangkit dan Violaceoflavens yang telah didaftarkan ke lembaga registrasi anggrek di London, Inggris.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya