Berita

Himpunan Alumni Maroko di Indonesia (HIMAMI) menggelar muhasabah malam tahun baru 2024 secara virtual/Repro

Politik

Lewat Muhasabah, Alumni Maroko Nyatakan Netral di Pemilu 2024

SENIN, 01 JANUARI 2024 | 14:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Himpunan Alumni Maroko di Indonesia (HIMAMI) menyatakan sikap netral dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024.

Keputusan tersebut dibacakan Ketua Harian HIMAMI, KH Husnul Amal saat menggelar malam muhasabah menyambut tahun baru 2024 secara virtual, Minggu malam (31/12).

"Para alumni Maroko siap menyukseskan Pemilu 2024 dan netral dalam pemilu eksekutif maupun legislatif," tegas KH Husnul Amal.


HIMAMI mendorong para anggota tetap menjaga ukhuwah dan menjalankan hak konstitusional untuk dipilih maupun memilih dengan penuh kesadaran serta tanggung jawab membawa Indonesia menjadi negara adil, makmur, dan sejahtera.

HIMAMI juga menyerukan semua pihak untuk menjunjung tinggi moral dan etika serta melaksanakan konstitusi dan peraturan yang berlaku dengan utuh demi terjaminnya pelaksanaan Pemilu 2024 yang aman, damai, luber, jurdil dan bebas hoaks.

"Para alumni Maroko juga menyerukan para Capres-Cawapres serta Caleg untuk menjaga kondusifitas ruang demokrasi dengan kampanye sehat dan gembira, mengedepankan visi, misi, ide dan gagasan riil dalam membangun bangsa," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum HIMAMI, KH M Ilyas Marwal mengatakan, muhasabah tersebut bertujuan untuk terus merekatkan silaturahmi para alumni di Indonesia dan berupaya melakukan kegiatan-kegiatan positif dalam berorganisasi.

“Alhamdulillah, menutup tahun 2023 HIMAMI beberapa waktu lalu telah mengirimkan donasi bagi korban gempa Maroko yang terjadi pada September 2023 dengan mengumpulkan dana sebesar Rp30 juta,” demikian kata KH Ilyas.

Muhasabah secara virtual tersebut dimoderatori Ketua I HIMAMI, H Manarul Hidayat. Sementara zikir oleh pengasuh Pondok Pesantren Dar At-Tauhid 2 Cirebon, KH Muhammad Iqbal; munajat oleh KH M Yusuf Shiddiq, dan tausiyah oleh Konsul Haji KJRI Jeddah, KH Nasrullah Jasam.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya