Berita

Prof. Din Syamsuddin/Ist

Politik

Fenomena Pengungsi Rohingya

Din Syamsuddin: Warga Aceh Jadilah Kaum Anshar yang Menerima Kaum Muhajirin

JUMAT, 29 DESEMBER 2023 | 19:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Din Syamsuddin menitipkan pesan kepada warga Aceh dalam menyikapi fenomena pengungsi Rohingya.

Din Syamsuddin menuturkan, para pengungsi Rohingya adalah kaum mazhlumin yang terusir dari kampung halaman mereka oleh Rezim Militer Myanmar. Mereka teraniaya dan menderita karena harus mengarungi lautan luas untuk mencari perlindungan dan keselamatan.

“Maka, adalah kewajiban keagamaan bagi kita untuk membantu mereka,” ucap Din Syamsuddin dalam keterangannya, Jumat (29/12).


Din Syamsuddin berharap warga Aceh agar meniru Kaum Anshar saat menerima dengan hangat kedatangan Kaum Muhajirin ketika zaman Rasulullah SAW.

“Saudara-Saudaraku Kaum Muslimin dan Muslimat di Aceh, jadilah bagaikan Kaum Anshar yang menyambut dan menerima Kaum Muhajirin waktu hijrah di Madinah dulu,” harapnya.

Di mata Din Syamsuddin, Aceh merupakan Darussalam atau Negeri Damai, yang diyakininya telah ditakdirkan Allah SWT menjadi tujuan Rohingnya.

“Ini adalah ujian sekaligus kesempatan beramal bagi Rakyat Aceh,” ucap mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.

Di akhir pesannya, Din Syamsuddin pun mengutip sabda Nabi Muhammad SAW yang berbunyi: “Perumpamaan Kaum Beriman itu bagaikan jasad yang satu, jika satu anggota jasad merasa sakit maka seluruh anggota yang lain merasa sakit pula.”

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya