Berita

Gedung KPU RI/Net

Politik

Salah Satu Tim Paslon Tolak Stasiun TV Penyiar Debat Ketiga

JUMAT, 29 DESEMBER 2023 | 16:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Stasiun televisi (TV) yang bakal menyiarkan debat ketiga Pilpres 2024, dikabarkan mendapat penolakan oleh salah satu tim pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Kantor Berita Politik RMOL, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjuk salah satu grup korporasi media TV nasional, yaitu MNC Group.

Hal itu terkonfirmasi ketika pelaksanaan rapat persiapan debat ketiga bersama pihak TV yang dilaksanakan KPU RI di Ruang Sidang Utama Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/12).


Usai rapat digelar pada sore hari Kamis (29/12), beberapa orang berseragam MNC Group keluar dari ruang sidang. Mereka nampak berbincang mengenai persoalan yang dialami.

Disebutkan oleh salah seorang berseragam itu, ada masalah penolakan dari salah satu tim pasangan capres-cawapres karena alasan TV tersebut terafiliasi dengan pasangan capres-cawapres tertentu.

Soal kabar itu, redaksi pun mencoba mengkonfirmasi kepada pimpinan KPU RI melalui pesan singkat. Namun, tidak kunjung mendapat respon.

Informasi yang diperoleh, tim pasangan capres-cawapres yang menolak ada dari nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Pelaksanaan debat ketiga akan berlangsung pada 7 Januari 2024, dan menjadi sesi debat kedua bagi 3 capres yaitu capres nomor urut 1 Anies Baswedan, capres nomor urut 2 Prabowo Subianto, dan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo.

Debat ketiga akan mengangkat tema Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional, dan Geopolitik.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya