Berita

Surat suara Pilpres. Ilustrasi/Net

Politik

Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud Diprediksi Head to Head di Putaran Kedua

KAMIS, 28 DESEMBER 2023 | 19:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Forum Alumni Perguruan Tinggi Indonesia (FAPTI) memprediksi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 berlangsung dua putaran.

Hal itu didasarkan hasil survei FAPTI bersama Alvara Research Center di seluruh Indonesia, melibatkan 1.262 responden secara nasional, dan 4.000 responden khusus Jawa, per Desember 2023.

"Profil responden didominasi generasi Z dan milenial sebesar 74,9 persen, 56,2 persen merupakan warga perkotaan," kata Sekjen FAPTI, Eko Nugroho, dalam keterangannya, Kamis (28/12).


Survei berhasil merekam kecenderungan masyarakat dalam memilih 3 pasangan calon.

"Dari ketiga pasangan, kebanyakan responden memilih pasangan Prabowo-Gibran (46 persen), Ganjar-Mahfud 26,4 persen, dan Anies-Muhaimin 21,3 persen," urainya.

Menariknya, tambah Eko, mayoritas responden yang memilih pasangan Ganjar-Mahfud berlatar belakang pendukung Joko Widodo-Ma'ruf saat Pilpres 2019.

"Pemilih Jokowi-Ma’ruf pada 2019 banyak yang memilih pasangan Ganjar-Mahfud, sedang pemilih Prabowo-Sandi tetap memilih Prabowo yang saat ini berpasangan dengan Gibran," tambahnya.

Eko juga mengungkap jawaban responden atas pertanyaan fokus yang harus dikerjakan pemerintahan hasil Pilpres 2024. Hasilnya 48,3 persen memilih mementingkan isu perekonomian, terutama lapangan kerja, peningkatan pendapatan atau gaji, dan menstabilkan harga kebutuhan pokok.

Menurut Eko, surveinya juga melakukan penebalan responden, khusus di Jawa, dengan tambahan 4.000 responden.

"Hasilnya, Jawa Tengah memilih Ganjar-Mahfud 47 persen, diikuti Prabowo-Gibran 32,8 persen. Sedang responden di Jawa Timur memilih Prabowo-Gibran 45,8 persen, dan Ganjar-Mahfud 30,9 persen," rincinya.

"Di DKI Jakarta kebanyakan responden memilih Anies-Muhaimin 34,1 persen, diikuti Ganjar-Mahfud 31,4 persen," sambung Eko.

Dia menyimpulkan, sampai akhir 2023 belum ada pasangan calon presiden yang berhasil meraup suara lebih dari 50 persen.

"Sehingga, kemungkinan besar berlangsung dua putaran. Dan, peluang paling besar yang masuk putaran kedua adalah Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud,” tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya