Berita

Para pendukung Palestina di Amerika Serikat menggelar aksi demonstrasi menutup jalan raya menuju bandara di New York dan Los Angeles pada Rabu, Desember 2023/Net

Dunia

Demonstran Pro-Palestina Blokir Lalu Lintas Menuju Bandara New York dan Los Angeles

KAMIS, 28 DESEMBER 2023 | 14:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aksi unjuk rasa para pendukung Palestina di Amerika Serikat dilaporkan telah berlangsung di jalan-jalan raya menuju bandara di New York dan Los Angeles pada Rabu (27/12).

Demonstran bergandengan tangan dan membentangkan spanduk yang menuntut segera diakhirinya perang Israel-Hamas dan pemenuhan hak-hak warga Palestina.

Kendati demikian, dua aksi proses tersebut disebut telah mengganggu lalu lintas di pinggiran Bandara Internasional John F. Kennedy di New York dan Bandara Internasional Los Angeles.


"Lalu lintas di jalan tol menuju bandara terhenti selama sekitar 20 menit," ungkap otoritas setempat, seperti dimuat Associated Press.

Karena kondisi lalu lintas yang tidak kondusif, para penumpang pesawat terpaksa berjalan kaki melewati jalan raya yang macet menuju bandara.

Video yang diunggah ke media sosial menunjukkan para penumpang, sebagian membawa koper, meninggalkan kendaraan mereka dan melangkahi pembatas menuju median jalan raya.

Padahal, saat itu jadwal penerbangan maskapai begitu padat karena banyaknya penumpang yang akan berlibur jelang tahun baru.

Jurubicara Otoritas Pelabuhan New York dan New Jersey, Steve Burns mengatakan bahwa 26 pengunjuk rasa di New York ditangkap karena memblokir lalu lintas.

Di waktu yang sama, jurubicara Departemen Kepolisian Los Angeles (LAPD) mengumumkan pihaknya telah menangkap 35 demonstran Pro-Palestina karena tindak kerusuhan dan satu orang ditangkap karena menyerang petugas polisi.  

LAPD menambahkan, tidak ada yang terluka selama aksi protes, namun 215.000 penumpang dan 87.000 kendaraan diperkirakan terdampak kemacetan.

Sejak perang Israel-Hamas meletus 7 Oktober lalu, protes hampir terjadi setiap malam di kota-kota di Amerika Serikat. Para aktivis pro-Palestina menggelar demo untuk merespon peningkatan angka kematian di Gaza.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya