Berita

Representative Image/Net

Bisnis

Pemilu Diyakini Tidak akan Hambat Penyaluran Kredit Perbankan

SELASA, 26 DESEMBER 2023 | 14:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemilihan Umum 2024 yang akan diselenggarakan pada Februari mendatang diyakini tidak akan mempengaruhi penyaluran kredit perbankan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, menanggapi banyaknya investor yang wait and see saat Pemilu 2024 ini.

“Jadi sebenarnya dukungan dan kesiapan dari sektor jasa keuangan untuk menopang apa yang menjadi fokus prioritas konsentrasi di 2024 juga baik. Saya rasa tidak ada isu di sana (tidak akan terhambat),” ujar Mahendra dalam Seminar Outlook Perekonomian Indonesia, seperti dikutip Selasa (26/12).


Meski demikian, Mahendra belum dapat memastikan proyeksi pertumbuhan kredit di tahun depan.

Di sisi lain, pada periode November 2023, Bank Indonesia telah mencatat pertumbuhan kredit perbankan sebesar 9,74 persen secara tahunan. Angka itu lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang hanya sebesar 8,99 persen.

Adapun pertumbuhan kredit ini secara sektoral ditopang oleh sektor perdagangan, industri, dan jasa dunia usaha.

Di 2024 mendatang, BI sendiri telah memproyeksikan pertumbuhan kredit di dalam negeri akan mencapai di angka 10-12 persen.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya