Berita

Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD, usai menjalani debat cawapres di JCC, Senayan, Jumat malam (22/12)/RMOL

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Soal Carbon Capture, Mahfud MD Tegaskan Akan Dibahas pada Debat Keempat

SABTU, 23 DESEMBER 2023 | 07:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pertanyaan cawapres nomor urut 2 ,Gibran Rakabuming Raka, soal carbon capture dinilai tidak relevan. Sebab, materi soal carbon capture masuk dalam bagian tema debat keempat nanti.

“Soal carbon capture itu, memang kita sudah buat catatan agak luas. Tapi nanti pada tanggal 21. Jadi yang ditanyakan tadi ndak relevan,” kata cawapres nomor urut 3, Mahfud MD, saat jumpa pers seusai debat cawapres di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat malam (22/12).

Menko Polhukam RI ini meyakini apabila pada debat keempat nanti ada pembahasan carbon capture maka putra sulung Presiden Joko Widodo itu akan kewalahan.


Meski begitu, Mahfud menegaskan bahwa dirinya tetap akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh KPU RI soal debat cawapres. Oleh karenanya, ketika carbon capture ditanyakan Gibran, dirinya tetap berusaha menjawab.  

“Tadi saya tetap ikut aturan. Termasuk tidak boleh meninggalkan podium, itu kan aturan. Kalau saya mau, wah bisa sambil nari-nari di depan. Tapi oke lah. KPU kan yang begitu-begitu ya ndak bertindak juga, ndak apa-apa,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gibran menanyakan terkait bagaimana membuat regulasi untuk carbon capture and storage (CCS).

Mahfud menjelaskan, dalam setiap pembuatan regulasi itu tidak harus spesifik, kecuali proyek pembuatan regulasi itu sudah ada.

“Bagaimana cara regulasinya? Satu, membuat naskah akademik dulu. Naskah akademik itu kalau mengikuti pola yang sederhana,“ jelas Mahfud.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya