Berita

Cuplikan video penggusuran paksa rumah-rumah warga Uighur di Kabupaten Ghulja, Xinjiang/Net

Dunia

China Gusur Paksa Rumah-rumah Warga Uighur

KAMIS, 21 DESEMBER 2023 | 12:23 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah video yang diunggah oleh seorang pria Uighur di Kabupaten Ghulja, Xinjiang, menunjukkan proses penggusuran paksa rumah-rumah warga yang berselisih dengan perusahaan pembangkit listrik dan tambang baru bara China, QingHua Energy Company.

Mengutip Radio Free Asia (RFA) pada Kamis (20/12), pembongkaran bangunan rumah warga Uighur dilakukan setelah empat tahun berdebat karena sengketa kepemilikan lahan dengan QingHua Energy.

"Mereka menghancurkan rumah kami. Lihatlah TV dan selimut yang mereka lempar ke luar,” kata pria tersebut dalam video yang diunggah di Douyin, TikTok versi China bulan lalu.


Otoritas Uighur mengonfirmasi kebenaran video tersebut. Disebutkan bahwa tempat tinggal mereka telah digusur untuk keperluan perusahaan dan warga telah direlokasi.

Pada 208, lebih dari 5.000 rumah warga Uighur di desa Qarayaghach digusur dan mereka ditawarkan pindah ke ke Chipar Térek di desa Qash.

Namun sejumlah warga menolak relokasi tersebut, dengan alasan bahwa desa tujuan terlalu terpencil, tidak memiliki fasilitas dasar, dan tidak kondusif untuk bercocok tanam.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya