Berita

Ilustrasi/Net

Otomotif

Pembuat Mobil Listrik China Dapat Kucuran Dana 2,2 Miliar Dolar AS dari Abu Dhabi

SELASA, 19 DESEMBER 2023 | 11:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Untuk memperkuat modal dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, produsen kendaraan listrik asal China, Nio, akan menerima investasi strategis senilai 2,2 miliar dolar AS dari dana yang didukung oleh Abu Dhabi.

Dalam pernyataannya pada Senin (18/12), perusahaan mengatakan, CYVN Holdings akan mengakuisisi 294 juta saham baru Nio seharga 7,50 dolar AS masing-masing pada akhir bulan.  

Menurut Nikkei, pembelian tersebut akan meningkatkan kepemilikan CYVN di Nio menjadi sekitar 20,1 persen.


Juli lalu, CYVN juga menginvestasikan 738,5 juta dolar AS di Nio selain membeli saham pembuat kendaraan listrik tersebut dari afiliasi perusahaan China Tencent Holdings, sehingga mengakuisisi total saham sekitar 7 persen.

Setelah kesepakatan terakhir selesai, CYVN berhak mencalonkan dua direktur untuk dewan direksi Nio. Kedua belah pihak berencana untuk terus berkolaborasi di pasar internasional.

Produsen kendaraan listrik China lainnya yang telah mengumumkan investasi dari mitra luar negeri, termasuk Zhejiang Leapmotor Technology dari Stellantis dan Xpeng dari Volkswagen Group.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya