Berita

Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo saat mengunjungi Pondok Pesantren Darussalam Watucongol Magelang, Jawa Tengah, Minggu (17/12)/Ist

Politik

Sowan Ponpes Darussalam Watucongol, Ganjar: Dulu Bicara Jawa Tengah, Sekarang Indonesia

SENIN, 18 DESEMBER 2023 | 09:24 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo melanjutkan safari politik pondok pesantren, dengan mengunjungi Pondok Pesantren Darussalam Watucongol Magelang, Jawa Tengah, Minggu (17/12).

Kedatangan Ganjar langsung diterima oleh KH Nurul Hidayat. Ganjar mengatakan, kedatangannya ke Pondok Pesantren Darussalam Watucongol Magelang dalam rangka silaturahmi.

“Hari ini kami bersilaturahmi kembali, bisa bertemu, bisa bercerita dan tentu sekarang ceritanya sedikit melebar karena dulu bicara Jawa Tengah, sekarang bicara Indonesia,” kata Ganjar.


Mantan Gubernur Jawa Tengah itu mengaku bahagia karena bisa bersilaturahmi kembali ke Pondok Pesantren Darussalam Watucongol. Dia menghabiskan waktu dalam kunjungannya untuk berdiskusi dengan kiai, ulama, dan santri yang saat dirinya menjadi Gubernur Jawa Tengah selama 2 periode selalu memberikan dukungan.

Sambungnya, banyak aspirasi dan masukan yang didapatkannya usai menyambangi Pondok Pesantren Darussalam. Salah satunya, jika terpilih menjadi Presiden agar dapat menjalankan 18/2019 tentang Pesantren.

“Maka sebenarnya lebih banyak ‘Pak laksanakan segera UU Pesantren’, kalo dari mereka paling banyak itu,” imbuh Ganjar.

Ditekankan Ganjar, ketika menjadi Gubernur Jawa ia sudah mempunyai pengalaman sudah menerapkan turunan UU Pesantren ini. Salah satu halnya membuat peraturan daerah (Perda) tentang Pesantren.

Tidak hanya sekedar Perda, kata Ganjar, ke depan dirinya bersama pasangannya yaitu calon wakil presiden Mahfud MD mempunyai tujuan agar ponpes untuk terus berperan memajukan negara dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya generasi muda.

“Kemarin akan kita nasionalkan, sehingga Pak Mahfud melaunching di Sabang, sebenarnya itu pengalaman yang ada,” demikian Ganjar.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya