Berita

Anies Baswedan dan Prabowo Subianto/Net

Politik

PKS: Bukan Prabowo, Anies Utang Jasa ke Rakyat Jakarta

JUMAT, 15 DESEMBER 2023 | 10:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan sama sekali tidak berutang jasa kepada capres nomor urut 2 yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto perihal pencalonannya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017.

Jurubicara PKS Muhammad Kholid menegaskan bahwa Anies hanya berhutang jasa kepada warga Jakarta, yang telah menaruh kepercayaan dan memilihnya sebagai gubernur.

"Memang benar Mas Anies berutang jasa politik, bukan kepada Pak Prabowo, tetapi kepada warga Jakarta yang dengan tulus memilihnya," ujar Kholid dalam keterangan resminya, Jumat (15/12).


Kholid pun mengingatkan pihak Prabowo dan kroni-kroninya bahwa pencalonan Anies Baswedan pada Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 bukan semata-mata karena peran Prabowo dan Partai Gerindra, tetapi justru ada peran PKS yang jauh lebih besar.

"Pencalonan Mas Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta itu oleh dua partai PKS dan Gerindra. Dan bagi PKS, ketika Mas Anies terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta maka beliau adalah milik seluruh warga Jakarta, bukan milik PKS atau Gerindra," tuturnya.

Lebih jauh, Kholid juga meminta Prabowo dan para pendukungnya untuk kembali mengingat-ngingat peristiwa pencalonan Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta saat itu.

Atas dasar itu, Kholid menyayangkan sikap Prabowo termasuk para pendukungnya yang terkesan personal attacking kepada Anies dan tampak emosional dalam debat capres yang telah dilangsungkan pada Selasa (12/12).

"Tampaknya Pak Prabowo belum move on. Bukannya adu gagasan untuk kedepan, justru menyerang personal dengan mengungkit-ungkit masa lalu.Ini tidak baik dan tidak dewasa," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya