Berita

Pertemuan Menteri Pertahanan Korea Selatan Shin Won-sik dengan para komandan militer pada 13 Desember 2023/Net

Dunia

Korea Selatan Siap Hancurkan Korea Utara Jika Muncul Provokasi

RABU, 13 DESEMBER 2023 | 16:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Selatan mengancam akan menghancurkan Korea Utara jika Pyongyang melakukan provokasi lebih lanjut.

Ancaman itu diutarakan oleh Menteri Pertahanan Korea Selatan Shin Won-sik selama pertemuan dengan para komandan militer pada Rabu (13/12), seperti dimuat Reuters.

"Korea Utara hanya punya dua pilihan, (yaitu) perdamaian atau kehancuran. Jika Korea Utara melakukan tindakan gegabah yang membahayakan perdamaian, hanya kehancuran besar yang menanti mereka," ujarnya.


Kurang dari sepekan sebelumnya, Shin mengujungi komando rudal Korea Selatan. Pada kesempatan itu, ia menyebut unit tersebut dapat memukul jantung dan kepala musuh secara mematikan jika terjadi perang.

Dalam pertemuannya dengan para komandan, Shin menguraikan langkah-langkah yang diambil militer untuk meningkatkan kemampuannya. Hal ini termasuk meluncurkan satelitnya sendiri, meningkatkan kesejahteraan tentara, dan memperkuat sistem pertahanan “tiga sumbu” Korea Selatan.

Pada Selasa (12/12), Kementerian Pertahanan Korea Selatan telah meminta kenaikan anggaran pertahanan sebesar 4,5 persen untuk tahun depan. Anggaran tersebut ditujukan untuk mengadopsi lebih banyak kapal selam, jet siluman F-35A, dan sistem pertahanan udara.

Ketegangan antara Korea Selatan dan Korea Utara meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Bulan lalu, Pyongyang mengatakan pihaknya tidak akan lagi mematuhi pakta militer antara negara bertetangga pada tahun 2018 yang bertujuan untuk mengurangi ketegangan.

Langkah Pyongyang ini dilakukan setelah Korea Selatan mengatakan pihaknya akan menangguhkan sebagian perjanjian tersebut, menyusul peluncuran satelit mata-mata oleh Korea Utara.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya