Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Gandeng Tokopedia, TikTok Shop Indonesia Siap Jualan Lagi

SELASA, 12 DESEMBER 2023 | 09:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kegiatan jual beli di aplikasi berbagi video asal China, TikTok, diperkirakan akan kembali hidup setelah mereka membeli sebagian besar unit e-commerce milik GoTo senilai 840 juta dolar AS.

Dalam pernyataannya, TikTok mengungkapkan akan berinvestasi lebih lanjut di bisnis Tokopedia yang merupakan platform e-commerce terbesar di Indonesia, dengan total pengeluaran sebesar 1,5 miliar dolar AS.

September tahun ini, TikTok terpaksa menutup layanan e-commerce TikTok Shop di Indonesia, setelah pemerintah melarang aplikasi tersebut melakukan kegiatan jual beli dengan alasan perlunya melindungi pedagang kecil dan data pengguna.


Dalam pernyataan bersama, perusahaan mengatakan kemitraan baru ini akan dimulai dengan periode percontohan yang dilakukan melalui konsultasi erat dan pengawasan oleh regulator terkait.

“Kami menciptakan juara e-commerce Indonesia, menggabungkan kehadiran lokal Tokopedia yang kuat dengan jangkauan pasar massal dan kehebatan teknologi TikTok,” kata CEO GoTo Patrick Walujo dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters, Senin (11/12).

“GoTo kini memiliki pondasi yang lebih kuat dan kami berharap kemitraan ini akan membawa banyak manfaat tidak hanya bagi e-commerce, namun juga bagi layanan on-demand dan bisnis fintech kami,” katanya.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, TikTok, yang dimiliki oleh ByteDance Tiongkok, akan membeli 75,01 persen saham Tokopedia dan menyuntikkan bisnis TikTok Shop di Indonesia ke dalam entitas Tokopedia yang diperbesar.

"Kesepakatan itu akan selesai pada kuartal pertama tahun 2024 dan Tokopedia akan menerima surat promes senilai 1 miliar dolar AS dari TikTok yang dapat digunakan untuk mendanai kebutuhan modal kerja," kata perusahaan.

Tokopedia bersaing dengan Shopee yang dimiliki oleh Sea yang berkantor pusat di Singapura dan Lazada yang dimiliki oleh raksasa e-commerce China, Alibaba.

Untuk saat ini, TikTok Shop hanya tersedia di beberapa negara termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya