Berita

Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid di Media Centre TKN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (11/12)/RMOL

Politik

Blusukan Diklaim Milik PDI Perjuangan, Ini Tanggapan TKN Prabowo-Gibran

SELASA, 12 DESEMBER 2023 | 01:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Diksi blusukan diklaim menjadi salah satu karakter kepemimpinan milik PDI Perjuangan, direspons oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.

Sekretaris TKN, Nusron Wahid mengatakan, semua orang berhak melakukan blusukan tanpa harus ada batasan atau latar belakang politik.

Salah satunya blusukan yang dilakukan calon presiden no urut 2 Prabowo Subianto saat menemui warga di pedesaan.


"Pak Prabowo ini juga ahli blusukan, datang ke pasar, kemudian datang ke (lokasi) bencana, kemudian terbang ke mana-mana," kata kata Nusron di Media Center TKN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Senin (11/12).

Itu sebabnya, Nusron menyesalkan bila diksi blusukan diklaim hanya milik  PDI Perjuangan.

"Kalau mengistilahkan blusukan punya PDIP, maka singkatan KBBI berubah menjadi Kamus Besar Banteng Indonesia, bukan Kamus Besar Bahasa indonesia," kata Nusron.

Selain Prabowo, calon wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka, juga kerap blusukan. Teranyar Gibran menemui pedagang di Pasar Rumput, Jakarta Selatan pada Senin siang (11/12).

Isu soal blusukan milik salah satu partai mencuat saat Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut Prabowo tidak bisa blusukan. Alasannya Prabowo bukan kader PDI Perjuangan.

"Jadi itulah yang disampaikan kepada rakyat bahwa blusukan ini merupakan karakter dari PDI Perjuangan. Yang turun ke bawah sebab kita adalah partai rakyat," kata Hasto ketika berbicara dalam acara konsolidasi struktur DPC PDIP Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (10/12).

"Dengan demikian ketika Bung Karno melakukan blusukan, Pak Jokowi dan Pak Ganjar melakukan blusukan, maka ini adalah karakter kepemimpinan ala PDI Perjuangan," tegas Hasto.




Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya