Berita

Hasil survei terkini Median memprediksi Pilpres akan berlangsung dalam dua putaran/Repro

Politik

Survei Median, Pilpres Diperkirakan Berlangsung Dua Putaran

SENIN, 11 DESEMBER 2023 | 17:05 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemilihan presiden (Pi?pres) 2024 diperkirakan akan berlangsung dalam dua putaran. Prediksi ini muncul berdasarkan temuan survei lembaga Media Survei Nasional (Median) yang dirilis hari ini, Senin (11/12).

Menurut peneliti Median, Irfan Abdurahman, melihat tren elektabilitas tiga pasangan capres-cawapres, belum ada pasangan calon (paslon) yang elektabilitasnya melewati 50 persen.

"Berdasarkan survei elektabilitas Prabowo-Gibran baru mencapai 37,0 persen. Disusul oleh Ganjar-Mahfud mencapai 26,7 persen. Pasangan Anies-Muhaimin menempel ketat dengan elektabilitas 25,4 persen. Sedangkan yang belum menentukan (pilihan) mencapai 10,9 persen," tutur Irfan saat menyampaikan hasil survei secara daring, Senin (11/12).


Jika Pilpres terjadi dalam dua putaran, maka menurut temuan Median, pasangan calon yang dipastikan melaju ke babak berikutnya adalah Prabowo-Gibran. Mengingat pasangan tersebut sampai saat ini kerap memimpin dengan selisih yang lumayan jauh dari paslon lain.

"Sedangkan untuk paslon lain yang diperkirakan masuk putaran kedua masih diperebutkan oleh pasangan Ganjar-Mahfud dan Anies Muhaimin. Mengingat selisih yang tidak terlalu jauh di antara mereka," terang Irfan.

Survei Median ini dilakukan pada 20-27 November 2023. Responden yang dilibatkan 1.500 orang. Di mana sampel dipilih secara random dengan teknik Multistage Random Sampling dan proporsional atas populasi provinsi dan gender dengan margin of error sebesar 2,53 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya