Berita

Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan saat hadiri diskusi bersama Apindo di Auditorium Menara Bank Mega, Jalan Kapten Tendean No.12, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (11/12)/RMOL

Politik

Di Hadapan Pengusaha, Anies Janji Turunkan Biaya Logistik

SENIN, 11 DESEMBER 2023 | 12:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan bisnis yang stabil. Kebijakan yang tidak konsisten dapat menghambat perkembangan dan pertumbuhan sektor usaha.

Hal ini disinggung Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan saat menghadiri acara diskusi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Auditorium Menara Bank Mega, Jalan Kapten Tendean No.12, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (11/12).

Salah satu dampak dari inkonsistensi kebijakan adalah ketidakpastian. Anies menyebut pengusaha memerlukan kejelasan dalam regulasi untuk merencanakan investasi dan pengembangan bisnis.


Menjawab persoalan yang dihadapi pengusaha, Anies berjanji akan menciptakan iklim usaha yang kondusif dan transparan dengan konsisten melahirkan kebijakan dan memberi kepastian hukum.

"Lalu menurunkan biaya logistik yang mahal, mempersiapkan manusia Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing," kata jagoan Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu.

Capres yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu melanjutkan, keterlibatan aktif pengusaha dalam proses perumusan kebijakan dapat membantu mencegah inkonsistensi dan menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan bisnis.

Untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan, Anies akan mengevaluasi kebijakan yang ada secara berkala dan memastikan bahwa setiap perubahan diarahkan pada tujuan pembangunan jangka panjang. Salah satunya melakukan reindustrialisasi.

"Kita harus melakukan investasi di tempat-tempat yang selama ini minim industrialisasi," pungkas Capres yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar itu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya