Berita

Capres nomor urut 1, Anies Baswedan, menemui petani di Pangalengan, Jawa Barat/Ist

Politik

Tampung Keluhan Petani, Anies Bertekad Mereformasi Tata Niaga Pangan

RABU, 29 NOVEMBER 2023 | 13:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Capres nomor urut 1, Anies Baswedan, memanfaatkan kampanye hari kedua dengan menemui para petani di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/11).

Jagoan Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu berbincang dengan para petani untuk mengetahui persoalan dan tantangan yang dihadapi selama ini.

"Persoalan pangan adalah prioritas utama kami. Itulah yang kami akan perbaiki sama-sama," kata Anies di lokasi.


Capres yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Kebangkitan Bangsa itu membeberkan, mayoritas para petani mengeluhkan langkanya pupuk bersubsidi.

Selanjutnya, hal yang dikeluhkan para petani adalah soal keterbatasan lahan. Mereka pun berharap bisa diizinkan menggarap lahan milik negara untuk menggenjot produksi.

"Tadi juga disampaikan sulitnya untuk mendapatkan kredit. Walaupun secara peraturan itu KUR tidak memerlukan agunan, tapi dalam pelaksanaannya mereka mengeluhkan bahwa KUR itu tetap mengharuskan ada agunan, dan ini kerepotan di lapangan," jelas Anies.

Menyikapi persoalan yang dihadapi para petani ini, Anies bersama cawapres Muhaimin Iskandar bertekad melakukan reformasi tata niaga pangan.

"Karena produksi pangan kita sesungguhnya baik, tetapi tata niaganya harus dikoreksi supaya petani mendapatkan harga jual yang lebih baik, bagi konsumen yang menggunakan hasil-hasil pertanian harganya juga bisa lebih murah," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya