Berita

Kebersamaan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam suatu momen/Net

Politik

Sentimen Megawati ke Jokowi Berpotensi Picu Chaos di Pemilu 2024

RABU, 29 NOVEMBER 2023 | 01:11 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri soal "yang sekarang berkuasa bertindak seperti zaman Orde Baru" dianggap menyentil Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan keluarganya.

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos memandang, gaya komunikasi politik Megawati memposisikan diri sebagai pihak yang tertindas.

Pasalnya, dia tak bisa memungkiri adanya ketegangan antara Megawati dengan Presiden Jokowi.


Terutama setelah putra sulungnya yang menjabat Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka, resmi menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto yang diusung sebagai capres Koalisi Indonesia Maju (KIM).

"Pidato Megawati yang berapi-api seolah mengajak kader dan simpatisan PDIP untuk melawan kembali Orde Baru. Jelas dengan tegas menyasar dan menunjuk 'hidung' Presiden Jokowi dan pencapresan Prabowo-Gibran," ujar Subiran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (28/11).

Konflik di antara elite politik PDIP yang dianggap Subiran kini nyata-nyata berseberangan pada Pilpres 2024, justru rentan memunculkan konflik di antara masyarakat pendukung pasangan capres-cawapres.

"Jika ini terus digelorakan, maka bukan tidak mungkin Pilpres ini akan berujung chaos akibat isu yang diciptakan para tokoh politik itu sendiri," ucapnya.

Lebih lanjut, lulusan S2 ilmu komunikasi politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu mempertanyakan tujuan Megawati menggelorakan isu neo orde baru maupun dinasti politik ke hadapan masyarakat.

"Apakah tuduhan itu berdasar, atau hanya bentuk ekspresi kekecewaan karena Presiden Jokowi kini tidak lagi tunduk pada kepentingan PDIP dan Megawati?" tandas sosok yang kerap disapa Biran itu.

Megawati menyampaikan singgungan keras yang diduga tertuju kepada Jokowi dan keluarganya dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Organ Relawan Pendukung Ganjar-Mahfud di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin kemarin (27/11).

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya