Berita

Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) menggelar acara "Ngobrol Bareng Penghematan Energi di Lingkup Rumah Tangga" menanggapi isu terkait dampak pemanasan global/Istimewa

Nusantara

OASE KIM Dorong Kaum Ibu Lebih Berperan dalam Upaya Ketahanan Energi

SELASA, 28 NOVEMBER 2023 | 12:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Harus diakui, dunia saat ini tengah menghadapi tantangan yang tidak mudah terkait pemanasan global. Polusi udara dan emisi karbon yang dihasilkan dari aktivitas manusia telah mencapai level yang mengkhawatirkan.  

Untuk meningkatkan kesadaran dan memperkuat sinergi dalam menangani tantangan tersebut, Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) menyelenggarakan "Ngobrol Bareng Penghematan Energi di Lingkup Rumah Tangga". Kegiatan ini menggandeng pihak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Menteri ESDM, Arifin Tasrif, mengaku bangga atas antusiasme Ibu-ibu anggota OASE KIM dan PKK yang ikut serta dalam usaha ketahanan energi dan penanggulangan permasalahan lingkungan. Arifin mengajak Ibu-ibu untuk peduli terhadap ketahanan energi dan dapat memanfaatkan energi dengan optimal.


"Kalau hanya Bapak-bapak saja, progresnya pasti lama, tapi dengan bantuan Ibu-ibu InsyaAllah semuanya bisa dipercepat, karena pengaruh Ibu-Ibu itu sangat luar biasa. Kita harus concern dengan ketahanan energi. Bagaimana kita bisa memanfaatkan energi ini seoptimal mungkin, sehingga keberadaan energi itu akan selalu bersama-sama kita. Kalau boros, nanti cepat habis, biaya energi menjadi mahal, dan ongkos kesehatan menjadi sangat tinggi," ujar Arifin, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (28/11).

Kementerian ESDM sendiri memiliki berbagai program terkait ketahanan energi. Salah satunya adalah program konversi sambungan gas ke perumahan. Program ini diharapkan dapat mengurangi impor Liquefied Petroleum Gas (LPG).

Di mana pada saat ini 70 persen LPG yang dikonsumsi di Indonesia berasal dari impor. Sehingga pemerintah berupaya untuk mengoptimalisasi produksi gas dalam negeri, supaya dapat menjadi tulang punggung ketahanan energi di masa depan.

"Kita sekarang sedang berupaya mengoptimalkan produksi gas dalam negeri. Banyak sumber-sumber baru yang berpotensi dan bisa dimanfaatkan. Tapi satu sumber ini kalau sudah ditemukan sumbernya paling cepat tujuh tahun baru bisa keluar, karena dibor dulu, dipasang infrastrukturnya, butuh upaya dan butuh waktu. Tapi gas inilah yang akan kita pakai menjadi backbone kita, untuk bisa memperpanjang keberadaan energi," imbuhnya.

Selain itu, pemanfaatan energi surya juga dilakukan dengan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di rumah tangga. Pengembangan PLTS Atap dinilai dapat menghemat konsumsi dan biaya listrik.

Selain itu, program pengelolaan sampah juga perlu dilakukan dan didorong. Di sinilah, peran ibu-ibu sangat penting.

"Kita punya program pengelolaan sampah, sampah ini banyak di rumah tangga. Bagaimana kita bisa membudayakan pemisahan sampah di rumah antara organik dan anorganik. Karena kalau ini dimulai dari muaranya, InsyaAllah nanti pengolahannya di tempat pembuangan akhir lebih memudahkan. Jadi bisa dipisah dari rumah. Ini di beberapa sudah dilakukan, di Indonesia belum. Inilah butuh peran ibu-ibu di rumah," tutur Arifin.

Ketua Umum OASE KIM dan Ketua Umum Penggerak PKK, Tri Tito Karnavian menyampaikan, ibu rumah tangga memiliki peran yang besar untuk menurunkan ancaman lingkungan, terutama untuk pemanasan global. Karena umumnya ibu-ibu yang berperan dalam mengatur energi yang digunakan di rumah tangga.

"Ini upaya kita bersama untuk mewariskan dunia yang lebih baik kepada generasi muda dengan sama-sama kita menghemat energi. Mari ibu-ibu semua, kalau satu rumah tangga bisa menghemat energi ataupun menghemat emisi karbon 100 kilogram selama satu tahun, kalau 1 juta rumah tangga maka akan ada 100 juta kg emisi karbon yang dikurangi untuk melindungi lingkungan hidup kita," papar Tri.

Sementara itu, Ketua Bidang V Indonesia Hijau OASE KIM, Ratna Arifin Tasrif, juga mengajak para ibu untuk menggunakan energi secara bijak. Perempuan berperan penting sebagai tenaga pendidik di rumah untuk menanamkan kepada keluarga pentingnya memelihara lingkungan.

"Sebagai bagian dari upaya bersama dalam meminimalisasi dampak negatif dari polusi udara terhadap lingkungan di sekitar kita, kami ingin mengajak kaum perempuan, khususnya ibu rumah tangga, untuk bersama-sama bijak dalam menggunakan energi," ajak Ratna.

Kemudian Direktur Aneka Energi Baru Terbarukan, Andriah Feby Misna menuturkan, rumah tangga menempati urutan ketiga dalam konsumsi energi, dengan persentase 12,9 persen, di bawah konsumsi energi pada sektor industri dan transportasi.

"Meskipun hanya 12,9 persen tetapi kalau kita bisa melakukan upaya secara bersama-sama untuk bisa menurunkan emisi, maka ini juga akan berdampak sangat signifikan untuk pencapaian target kita dan juga menciptakan dunia yang lebih bersih," ujar Feby.

Sehingga pemasangan PLTS Atap dapat menjadi salah satu solusi untuk penurunan emisi karbon di rumah tangga. Dengan memasang PLTS Atap, selain dapat menghemat tagihan listrik, juga dapat berkontribusi terhadap penurunan emisi karbon dan penggunaan Energi Terbarukan.

"Kalau melihat manfaat yang didapat, kalau kita menggunakan PLTS dengan kapasitas 10 kWp akan bisa menurunkan emisi gas rumah kaca setiap tahunnya yang setara dengan penggunaan 5.148 liter bensin dan 5.993 kg batubara. Memang cukup banyak manfaat penggunaan PLTS Atap dalam rangka menurunkan emisi dan menghemat pendanaan," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya