Berita

Capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto/Net

Politik

Moncer Dua Kali Pemilu, 2024 Prabowo Makin Mantap di Jabar

MINGGU, 26 NOVEMBER 2023 | 11:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dalam sejumlah survei, elektabilitas calon presiden Prabowo moncer di rata-rata 50 persen, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Salah satu provinsi yang diperhitungkan dalam Pemilu 2024 adalah Jawa Barat (Jabar). Prabowo pernah meroket selama dua kali pemilu yakni pada 2014 dan 2019.

Namun publik mempertanyakan apakah kali ini Prabowo bakal kembali merajai Jabar lagi seperti yang diprediksi Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Jabar, Ridwan Kamil.


"Ya kalau kita lihat dari 2014, Prabowo menang di Jabar, lalu 2019 juga menang, moncer. Partai Gerindra juga menang di Jabar, Prabowo juga menang. Nah, untuk 2024, kelihatannya akan makin mantap, makin menang," kata pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (26/11).

Menurutnya, Prabowo kembali dipilih masyarakat Jabar lantaran memiliki elektabilitas yang tinggi mengalahkan kandidat lainnya..

"Kenapa? Dari survei yang ada, yang objektif, yang saya lihat, bahwa sudah 50 persen lebih elektabilitas Prabowo di Jabar, unggul dibandingkan capres yang lain," kata Ujang.

Menurut Ujang, meski Prabowo telah menjadi bagian dari pemerintah di periode kedua Presiden Joko Widodo, namun hal itu tak menjadi soal bagi masyarakat Jabar.

"Kelihatannya masyarakat Jabar masih menginginkan sosok Prabowo bisa menjadi presiden," demikian Ujang.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya