Berita

Gerakan Gaskeun Babarengan Ganjar-Mahfud/RMOLJabar

Nusantara

Gaskeun Babarengan Jadi Narasi Kampanye Dukungan Ganjar-Mahfud bagi Warga Jabar

MINGGU, 26 NOVEMBER 2023 | 05:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dukungan terhadap pasangan calon (Paslon) presiden-wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, kembali mengalir di Jawa Barat. Kali ini, sejumlah tokoh muda Jabar menggagas gerakan "Gaskeun Babarengan" untuk memenangkan Ganjar-Mahfud pada pertarungan Pilpres 2024.

Sebagai provinsi dengan pemilih terbesar di Indonesia, Jabar membutuhkan pemimpin yang berkomitmen untuk memajukan masyarakat. Bukan sekadar memanfaatkan suara masyarakat demi kemenangan.

Menurut Koordinator Gerakan Gaskeun Babarengan, Enda Nasution, anak muda dan kelompok wanita mempunyai peranan penting dalam menentukan arah Indonesia ke depan.


"Gerakan 'Gaskeun Babarengan' hadir sebagai narasi utama untuk mendukung Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024 yang kita yakin bisa memimpin Indonesia dan Jabar lebih baik lagi," kata Enda, di Kota Bandung, Sabtu (25/11).

"Gaskeun Babarengan diangkat sebagai narasi bagi Ganjar-Mahfud yang kental Jabar-nya, karena untuk menang di kampanye 2024 kita butuh pesan yang khas untuk menjangkau warga Jabar," imbuhnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Sementara itu, Direktur I Deputi Kinetik Teritorial TPN, Putu Gede Mahendra Jaya menyatakan, Gaskeun Babarengan sebagai wujud kepercayaan rakyat Jabar kepada Ganjar-Mahfud. Ia meyakini dari gerakan ini akan menjalar menjadi dukungan rakyat Jabar yang lebih besar lagi.

"Sekali lagi, saya yakin semangat yang ada pada diri teman-teman ini akan menular kepada rakyat Jabar lain. Saya ingin semangat itu jangan pernah padam!" tegas Mahendra.

Mahendra pun menekankan agar para tokoh dan masyarakat Jabar yang tergabung dalam Gaskeun Babarengan bisa fokus mengampanyekan Ganjar-Mahfud dari rumah ke rumah.

"Terakhir, saya berharap rekan-rekan fokus pada gerak kampanye, merangkul bukan memukul, door-to door canvassing, buatlah spanduk-spanduk rakyat dan mendata saat pembagian APK, sudah waktunya untuk berjuang untuk menjaga konstitusi, menjaga tegaknya reformasi dan demokrasi Indonesia," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya