Berita

Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto/RMOLJabar

Politik

TKD Jabar Dibentuk, Prabowo Akan Wujudkan Kemakmuran Rakyat Melanjutkan Program Jokowi

MINGGU, 26 NOVEMBER 2023 | 02:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Jawa Barat resmi dibentuk untuk memenangkan paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dalam perhelatan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Gubernur Jabar periode 2018-2023, Ridwan Kamil, ditunjuk menjadi Ketua TKD Prabowo-Gibran di Jabar. Adapun Ketua Dewan Pembina dijabat oleh Ketua DPD Gerindra Jabar Brigjen (Purn) Taufik Hidayat.

Lalu Ketua Dewan Penasihat dijabat Ketua DPD PAN Jabar Desy Ratnasari dan Ketua Dewan Pengarah dijabat oleh Ketua DPD Partai Golkar Jabar Tubagus Ace Hasan Syadzily.


Surat Keputusan (SK) TKD Jabar langsung diberikan oleh Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani, di hadapan capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, dalam kegiatan Konsolidasi TKD Prabowo-Gibran di Kota Bandung, Sabtu (25/11).

Prabowo pun siap menerima segala bentuk dukungan yang diberikan oleh masyarakat Jabar. Dirinya yakin Indonesia mempunyai masa depan yang baik.

"Kita ingin meneruskan pondasi yang sudah dibangun oleh pemerintah sebelumnya terutama Pak Joko Widodo," kata Prabowo.

Prabowo menegaskan, kepemimpinan Presiden Jokowi selama dua periode mesti dilanjutkan. Hal tersebut, kata dia, demi kemakmuran bagi rakyat Indonesia.

"Harus dilanjutkan (program Presiden Jokowi), kita wujudkan kemakmuran bagi rakyat Indonesia, kita harus hilangkan kemiskinan," pungkasnya. 

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya