Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani saat bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Hidayatullah di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (23/11)/Ist

Politik

Bersyukur Indonesia Rukun Walau Beragam, Muzani: Ulama Mengajarkan Saling Menghormati

KAMIS, 23 NOVEMBER 2023 | 19:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keberagaman agama dalam bangsa Indonesia harus disyukuri karena banyak bangsa lain di luar sana yang tidak bisa berdamai antarsesama warganya.

Begitu dikatakan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani saat bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Hidayatullah di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (23/11).

"Tidak banyak bangsa-bangsa lain yang bisa seperti kita, ingatlah bangsa-bangsa seperti Sudan, Libya, Syria, Irak, Yaman. Di sana tidak ada keamanan, tidak ada ketenangan, tidak ada kedamaian," ujar Muzani.


Dikatakan Muzani, walau beragam, rakyat Indonesia bisa berkumpul dengan rukun, karena ketulusan dari para pemimpin bangsa kita yang meletakkan dasar negara, yakni kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok.

"Itu bisa terjadi karena yang besar tidak merasa berkuasa penuh, yang kecil juga tidak merasa terpinggirkan. Karena ulama-ulama kita mengajari kita untuk saling menghormati," tuturnya.

Peran menjaga kerukunan itu, lanjut Wakil Ketua MPR RI itu, dipegang oleh pondok pesantren, yang salah satunya dilakukan Pondok Pesantren Hidayatullah di Balikpapan.

"Hidayatullah juga sudah menghikmatkan diri untuk terus bermasyarakat dan ini terus berlangsung dari generasi ke generasi," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya