Berita

Ratusan petani Kabupaten Boyolali yang tergabung dalam organisasi Tani Merdeka dukung capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilu 2024 pada Rabu (22/11)/Ist

Politik

Ratusan Petani Boyolali Dukung Prabowo-Gibran

KAMIS, 23 NOVEMBER 2023 | 03:16 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ratusan petani Kabupaten Boyolali yang tergabung dalam organisasi Tani Merdeka, mendeklarasikan dukungan kepada capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilu 2024.

"Kami juga akan menjaring dan menampung aspirasi para petani yang tersebar di 22 kecamatan se-Boyolali, sehingga kemenangan Prabowo-Gibran bisa terwujud, dan petani bisa lebih sejahtera dibawah kepemimpinan Prabowo-Gibran," kata Ketua Tani Merdeka Kabupaten Boyolali, Oki Surya Darmawan di Desa Samiran, Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (21/11)

Tani Merdeka sendiri merupakan organisasi yang menghimpun petani se-Indonesia untuk memperjuangkan kesejahteraan petani serta membantu mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat tani.


Ketua Umum DPP Tani Merdeka, Don Muzakir menjelaskan, pihaknya mendapat tugas dari Prabowo Subianto untuk keliling Indonesia melakukan pendekatan dan menampung aspirasi pedagang serta petani.

Nantinya, aspirasi itu bakal dijadikan bahan acuan penyusunan program ketika pasangan ini menang di Pemilu 2024.

“Di Jawa Tengah, kami sudah deklarasi di 19 kabupaten. Dan kami akan terus berkeliling di semua wilayah kabupaten/kota,” kata Don Muzakir.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Soloraya, Wawan Pramono menyadari bahwa persoalan harga pupuk masih menjadi polemik para petani hingga saat ini.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya