Berita

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di Rumah Perubahan, Jalan Diponegoro 10, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/11)/RMOL

Politik

Timnas Amin Tunjuk 90 Jurubicara, Ada Said Didu, Syahganda Nainggolan dan Refly Harun

RABU, 22 NOVEMBER 2023 | 03:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dalam setiap kontestasi politik, peran jurubicara kampanye memiliki pengaruh signifikan dalam meraih kemenangan, termasuk di pemilihan presiden (Pilpres).

Menyadari hal ini, Tim Nasional Pemenangan capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Timnas Amin) menunjuk puluhan nama untuk menjadi jurubicara.

Hal ini dibacakan langsung Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di Rumah Perubahan, Jalan Diponegoro 10, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/11).


Tak tanggung-tanggung, Timnas Amin menunjuk 90 tokoh untuk menjadi jurubicara. Figur tersebut berasal dari kelompok yang beragam. Mulai dari cendikiawan, politikus, agamawan, pengusaha, influencer hingga milenial.

Nama-nama populer yang masuk dalam jurubicara pasangan Amin di antaranya Syahganda Nainggolan, Said Didu, Refly Harun, Geisz Chalifah, Andi Sinulingga.

Sementara jurubicara dari Partai Nasdem ada Willy Aditya dan Bestari Barus. Jurubicara dari PKB Maman Imanul Haq dan Abdul Rochim, serta jurubicara dari PKS Pipin Sopian, dan Ahmad Fathul Bari.

Sementara dari kalangan artis ada Ramzi, komika Aji Pratama. Sedangkan nama lainnya antara lain Surya Tjandra, Billy Nerotumelina dan Hendri Satrio.

Jurubicara bertanggungjawab menyampaikan visi misi capres-cawapres jagoannya dan membantu memperluas jangkauan kampanye. Hal ini memberikan kesempatan kepada calon presiden untuk mencapai sebanyak mungkin pemilih potensial.

Tugas lainnya, jurubicara berperan dalam mengatasi dan menjelaskan setiap kontroversi yang mungkin timbul agar tidak merugikan citra capres-cawapres.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya