Berita

Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto di Hotel Aston, Madiun, Jawa Timur, Senin (20/11)/Repro

Politik

Prabowo: Presiden SBY Beri Contoh yang Baik Berdemokrasi

SENIN, 20 NOVEMBER 2023 | 19:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dibanjiri pujian oleh calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto.

Prabowo memuji SBY lantaran perjalanan demokrasi di Indonesia menjadi menjadi panutan banyak negara. Hal itu di bawah kepemimpinan SBY periode 2004-2014.

"Sudah berapa kali kita hitung, saya kira bisa dicatat oleh sejarah dunia, perjalanan demokrasi kita lumayan, perjalanan demokrasi kita sekarang menjadi panutan banyak negara dan salah satu prestasinya Pak SBY adalah beliau meraih kekuasaan dengan sah, mandat dari rakyat," kata Prabowo di acara Konsolidasi Pemenangan Calon Presiden Prabowo Subianto yang digelar Partai Demokrat, di Hotel Aston, Madiun, Jawa Timur, Senin (20/11).


"Kalau tidak salah beliau presiden pertama yang dipilih secara langsung one man one vote, dapat mandat 10 tahun dan beliau turun tepat waktunya menyerahkan kekuasaan sesuai konstitusi saudara-saudara," tambahnya.

Prabowo terkenang, ketika menjadi prajurit Sapta Marga, prajurit yang setia pada Pancasila dan UUD 1945, yang harus meminta izin rakyat untuk berbakti pada rakyat.

"Sesudah diterima, dijalankan dan kemudian mandatnya diserahkan kembali kepada rakyat. Saya kira ini suatu prestasi karena demokrasi tidak bisa dibangun dengan teori di atas kertas, dengan buku-buku berjilid-jilid ajaran demokrasi," bebernya.

"Demokrasi harus dibangun dengan contoh dan Presiden SBY telah memberi contoh yang baik bagaimana berdemokrasi," jelasnya.

Dari SBY, Prabowo mengaku belajar tentang demokrasi, dengan meminta mandat dari rakyat dan berbuat banyak untuk bangsa dan negara bagi kepentingan rakyat.

"Kita persilakan rakyat memilih penerus-penerus kita. Tapi insya Allah penerus-penerus kita adalah mereka-mereka yang setia kepada UUD 1945 dan akan membangun bangsa ini, menghilangkan kemiskinan membawa kemakmuran kepada seluruh rakyat Indonesia," tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya