Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman/RMOL

Politik

Gibran Dituding ‘Bocah Ingusan’, Gerindra Amini Pernyataan LBP: Jangan Mudah Men-Judge

SENIN, 20 NOVEMBER 2023 | 13:42 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (LBP) meminta masyarakat agar tidak gampang menghakimi seseorang dalam tahun politik ini.

Purnawirawan Baret Merah itu juga menyebut seseorang dengan bocah ingusan dan pengkhianat, dinilainya sangat tidak layak.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman mengamini pernyataan LBP dan meminta masyarakat untuk tidak menghakimi seseorang dengan konotasi negatif di tahun politik ini.


"Ya bener, kan, yang disampaikan Pak Luhut. Jangan mudah men-judge ya," kata Habiburokhman di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (20/11).

Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini mengatakan jika kata ‘anak ingusan’ dialamatkan kepada Gibran Rakabuming Raka sangatlah tidak etis.

Habiburokhman mengatakan Gibran merupakan anak yang sehat, dan memiliki prestasi dalam membangun Kota Solo.

"Kalau misalnya Gibran bocah ingusan, narasi tersebut dialamatkan kepada Pak Gibran, saya pikir salah alamat. Pak Gibran kan juga bukan bocah, (usia) 36 tahun. Juga nggak ingusan kita lihat kan, nggak flu. Jadi kalau dilihat dari prestasi, kinerja, kapasitasnya jelas-jelas ini bukan bocah ingusan," tegasnya.

Terkait pengkhianatan yang disebut-sebut adalah Gibran, Habiburokhman meminta agar sudut pandang ihwal pengkhianatan di mata masyarakat perlu diluruskan.

"Kemudian soal pengkhianat kan sudut pandangnya seperti apa, loyalitas itu kan kepada bangsa dan negara, pada nilai-nilai kebaikan yang kita perjuangkan kepada bangsa dan negara bukan kepada elite-elite politik," tutupnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya