Berita

Organizing Committee (OC) Ijtima Ulama, Slamet Maarif/RMOL

Politik

HRS Dipastikan Tak Campuri Pakta Integritas Ijtima Ulama dengan Amin

SABTU, 18 NOVEMBER 2023 | 23:52 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penyusunan Pakta Integritas Ijtima Ulama untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) Koalisi Perubahan, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, dipastikan tak akan dicampuri mantan Ketua Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS).

Organizing Committee (OC) Ijtima Ulama, Slamet Maarif menjelaskan, HRS tidak hadir dalam acara Ijtima Ulama dan bahkan tidak ikut membahas poin-poin Pakta Integritas secara daring.

"Dalam teknis, materi, dan sebagainya, beliau (HRS) tidak ikut sama sekali. Beliau hanya mendoakan, mudah-mudahan hasilnya manfaat, berjalan dengan lancar," ujar Slamet dalam jumpa pers di lokasi acara Ijtima Ulama, di Masjid Az-Zikra, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (18/11).


Namun, Slamet mengatakan, hasil Ijtima Ulama bakal disampaikan kepada HRS untuk mendapat tanggapan dan masukan dalam hal poin-poin rekomendasi yang akan diserahkan kepada Anies-Muhaimin.

"Hasil dari ini baru kita kemudian minta masukan beliau. Ada saran tidak dari beliau, sekadar minta saran kepada Ulama kan tidak ada salahnya," sambungnya.

Lebih lanjut, Slamet menegaskan HRS menyerahkan hasil konsolidasi para ulama dan habaib dalam acara Ijtima Ulama.

"Semuanya diserahkan kepada Steering Committee untuk materi, dan teknis lapangan ke OC, dan hasilnya diserahkan ke musyawarah. Tapi pasti beliau menjunjung tinggi hasil musyawarah," tuturnya.

"Yang jelas, beliau pasti mendukung Ijtima Ulama. Karena, beliau menjunjung nilai musyawarah. Beliau kalau sudah musyawarah paling suka, paling sering. Pasti didukung," demikian Slamet. 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya