Berita

Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid di Sekber Relawan Prabowo-Gibran, Jalan Letjen S Parman, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (17/11)/RMOL

Politik

Pecahan Rp20 Ribu Berstempel Prabowo Beredar, Nusron: Urusannya Bank Indonesia

JUMAT, 17 NOVEMBER 2023 | 20:04 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran belum berencana melaporkan pihak yang membuat stempel bertuliskan Satria Piningit Prabowo Heru Cakra Ratu Adil di pecahan uang Rp20 ribu ke penegak hukum.

Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid mengatakan akan menunggu klarifikasi secara resmi dari Bank Indonesia (BI) terkait peredaran uang kertas berstempel Prabowo itu.

"Kami tunggu klarifikasi dari Bank Indonesia, pokoknya kami sampaikan, kami menyayangkan sama yang mengedarkan itu (uang pecahan Rp20 ribu)," tegas Nusron Wahid di Sekber Relawan Prabowo-Gibran, Jalan Letjen S Parman, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (17/11).


Dia menegaskan kembali, perihal pelaporan ke aparat penegak hukum. Pasalnya, ini merupakan urusan BI bukan TKN.

Namun, dia menyayangkan BI seolah menyalahkan TKN Prabowo-Gibran.

"Enggak, biar dia klarifikasi aja. Kan ini urusannya antara urusannya orang yang membuat dengan yang punya otoritas," ucapnya.

"Yang kedua, kami juga menyayangkan kenapa Bank Indonesia dalam memberikan klarifikasi, itu seakan-akan kita yang membuat," tutupnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya