Berita

Apel pasukan operasi mantap brata Pemilu 2024/Net

Nusantara

Pemilu Kali Ini Adem, Polri Patut Diacungi Jempol

RABU, 15 NOVEMBER 2023 | 20:09 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Upaya Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam rangka menciptakan pemilu aman dan damai patut diapresiasi.

Presidium Garda Nasional untuk Rakyat (GNR) Dondi Rivaldi mengatakan, kerja polisi dalam menciptakan pemilu yang adem harus diacungi jempol.

“Peran polisi dalam pemilu kali ini patut diacungin jempol, pesta demokrasi tanpa adanya kriminalisasi di masyarakat sangat terasa di Pemilu 2024,” kata Dondi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (15/11).


Dengan begitu, menurut Dondi, masyarakat bisa menikmati proses demokrasi tanpa takut adanya intervensi aparat.

“Luka lama banyaknya penangkapan rakyat kecil yang berbeda dukungan kali ini sudah tidak dipertontonkan lagi,” kata Dondi.

Oleh karenanya, Dondi berharap pesta demokrasi kali ini berjalan lancar dan rakyat menang karena bebas memilih dan bersuara.

Sebelumnya, jajaran Polri terus berkomitmen untuk melaksanakan tugas pengamanan rangkaian tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dengan baik.

Seluruh jajaran di tubuh Polri diwajibkan bersikap netral dan tidak terlibat dengan melakukan kegiatan politik praktis di setiap tahapan Pemilu 2024 dalam rangka memelihara kehidupan bernegara dan bermasyarakat serta menjaga profesionalisme.

Sikap netralitas Polri dalam Pemilu 2024 telah diatur dalam UU No 2/2022.

Polri juga telah mengeluarkan petunjuk dan arahan kepada jajarannya untuk menjaga netralitas pada Pemilu 2024 yang tertuang dalam Surat Telegram (ST) Nomor 2407/X/2023.

Surat telegram tersebut menjadi pedoman bagi seluruh anggota Polri untuk menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

Sehingga tidak ada pelanggaran Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri selama gelaran pemilu berlangsung.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya